Pemkab Pati Gandeng PT Djarum, 12 Keluarga Terima Bantuan Rumah Layak Huni: Upaya Nyata Tekan Kemiskinan

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan PT Djarum memperkuat kolaborasi dalam upaya menekan angka kemiskinan melalui program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) Tahun 2026. Sebanyak 12 keluarga dari Kecamatan Tlogowungu dan Kecamatan Sukolilo menerima bantuan hunian layak dalam kegiatan peresmian dan penyerahan bantuan yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (21/10/2026).


Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial dunia usaha yang bersinergi dengan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan nyaman.

Kegiatan berlangsung pukul 08.30 hingga 09.30 WIB dan dihadiri sekitar 50 orang, termasuk Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Kapolresta Pati Kombes Pol. Sigit, S.I.K., M.H., Kasdim 0718/Pati Mayor CPL Kuswantoro, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Pati Saefullahnur, S.H., M.H., perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimcam Sukolilo dan Tlogowungu, serta tamu undangan lainnya.

PT Djarum Dukung Penanggulangan Kemiskinan melalui CSR

Dalam sambutan perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, disampaikan bahwa kemiskinan masih menjadi tantangan yang membutuhkan penanganan bersama. Salah satu aspek penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah tersedianya tempat tinggal yang layak.

Rumah bukan sekadar tempat berlindung, melainkan juga lingkungan bagi keluarga untuk tumbuh, membangun kehidupan, dan menjaga kesehatan. Karena itu, program RSLH menjadi salah satu bentuk intervensi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan perbaikan kualitas hunian.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan PT Djarum melalui pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Dukungan tersebut mencakup pembangunan rumah sederhana layak huni, termasuk penyediaan fasilitas sanitasi dan lantai keramik.

Dalam sambutan itu juga disampaikan bahwa sejak 2022 hingga 2025, PT Djarum telah mendukung pembangunan sekitar 376 unit rumah sederhana layak huni di sejumlah wilayah Jawa Tengah.

Pada 2026, program serupa dilaksanakan di sejumlah daerah, antara lain Kabupaten Brebes, Kabupaten Wonogiri, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Pati.

Khusus di Kabupaten Pati, pelaksanaan program melibatkan koordinasi antarlembaga dengan memanfaatkan data calon penerima bantuan dari instansi perumahan tingkat provinsi dan kabupaten serta data kemiskinan Jawa Tengah. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Plt Bupati Pati: Rumah Layak Huni Bagian dari Kesejahteraan

Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan apresiasi kepada PT Djarum atas kontribusinya dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat Kabupaten Pati.

Menurutnya, rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap kesehatan keluarga, tumbuh kembang anak, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat.

Penyerahan bantuan kepada 12 keluarga dari Kecamatan Tlogowungu dan Kecamatan Sukolilo diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan rasa aman, kenyamanan, dan harapan baru bagi para penerima manfaat.

Risma menegaskan bahwa penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Pati membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri sehingga kemitraan dengan dunia usaha, pemerintah desa, lembaga sosial, dan masyarakat perlu terus diperkuat.

Ia juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat dan koordinasi antarlembaga agar penetapan penerima bantuan sesuai dengan kriteria serta ketentuan yang berlaku.

Tak Hanya Bangunan, Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan Jadi Perhatian

Program RSLH tidak hanya diarahkan pada perbaikan fisik rumah. Aspek sanitasi, kebersihan lingkungan, akses air bersih, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan hunian yang berkualitas.

Rumah yang layak diharapkan mampu mendukung kehidupan keluarga yang lebih sehat sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kondisi tempat tinggal yang kurang memadai.

Pemerintah Kabupaten Pati berharap program tersebut dapat berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan. Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta juga diharapkan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui program kepedulian sosial.

Kolaborasi Diharapkan Berlanjut dan Tepat Sasaran

Bantuan kepada 12 keluarga tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak. Namun, penanganan rumah tidak layak huni masih memerlukan kesinambungan program, pemutakhiran data, dan pengawasan terhadap ketepatan sasaran penerima manfaat.

Melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha, program RSLH diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan sekaligus mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pati.

Kegiatan peresmian dan penyerahan bantuan berlangsung tertib dan aman. Pemerintah daerah berharap para penerima manfaat dapat menjaga serta merawat rumah yang telah dibantu sehingga dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi keluarga dalam jangka panjang.

(Iwan, Winarni)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html