Rumah Warga Muraharjo Dilalap Api, Wabup Blora Turun Langsung: Korban Tak Sendirian
BLORA — Musibah kebakaran yang menimpa tiga warga Dukuh Brengus, Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Blora.
Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini turun langsung menemui para korban sekaligus menyerahkan bantuan sosial pada Selasa sore (8/9/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung di Dukuh Brengus RT 006/RW 001, Desa Muraharjo. Tiga warga yang menerima bantuan yakni Sulastri, Rizky Anif Ardiyansyah, dan Sabar, yang seluruhnya merupakan warga RT 006/RW 001.
Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Blora tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat musibah kebakaran.
Tidak hanya menyerahkan bantuan, Sri Setyorini juga menyempatkan diri berbincang dengan para korban dan melihat secara langsung kondisi mereka setelah musibah.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para korban,” ujar Sri Setyorini.
Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban pascakebakaran.
Lintas Instansi Bergerak Bersama
Penyaluran bantuan juga memperlihatkan adanya sinergi lintas unsur dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak musibah.
Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir, di antaranya Kepala Dinsos P3A Luluk Kusuma Agung Ariadi, A.P., Kepala BAZNAS Suta'at, S.Pd., Sekcam Kunduran Sudiro, S.E., M.M., Kanit Samapta Polsek Kunduran Iptu Aris S., S.H., Batuud Koramil 13/Kunduran Serka Sugianto, serta jajaran perangkat Desa Muraharjo.
Kehadiran pemerintah daerah bersama BAZNAS, TNI-Polri dan pemerintah desa menunjukkan bahwa penanganan warga terdampak musibah tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak.
Bagi Sulastri, Rizky Anif Ardiyansyah dan Sabar, bantuan tersebut bukan semata-mata persoalan material. Kedatangan langsung jajaran pemerintah menjadi dukungan moral bagi mereka untuk menghadapi masa sulit dan perlahan bangkit setelah kebakaran.
Sri Setyorini berharap para korban tetap tabah dan dapat segera kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Yang terpenting para korban tetap kuat dan tabah. Pemerintah akan terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat yang mengalami musibah,” pungkasnya.
Kebakaran memang meninggalkan kerugian dan trauma bagi korban. Namun, di tengah kondisi tersebut, hadirnya pemerintah dan kepedulian berbagai pihak memberikan pesan penting: warga terdampak kebakaran di Muraharjo tidak sendirian menghadapi masa sulit.
(Yanto)


0 Komentar