Ops Gaktib “Waspada Wira Keris” di Makodim Demak: 146 Kendaraan Diperiksa, Polisi Militer Soroti 81 Kecelakaan Libatkan Prajurit

DEMAK — Operasi Penegakan Ketertiban (Ops Gaktib) Polisi Militer “Waspada Wira Keris” periode Triwulan II Tahun Anggaran 2026 digelar di lapangan Makodim 0716/Demak, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang dilaksanakan Subdenpom IV/3-2 Pati tersebut menitikberatkan pada pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi, sekaligus pencegahan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan prajurit TNI.

Kegiatan berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 08.30 hingga 09.30 WIB, dan diikuti sekitar 164 personel. Tim Gaktib dipimpin Dansubdenpom IV/3-2 Pati Kapten Cpm Abdul Pamuji, bersama lima personel lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romansah, S.Sos., M.Han., Kasdim Mayor Arm Syarifuddin Widianto, para Danramil jajaran Kodim 0716/Demak, Dan Unit Intelijen Letda Inf Supriyanto, serta personel Kodim 0716/Demak.

Soroti 81 Kecelakaan, 118 Korban

Dalam arahannya, Kapten Cpm Abdul Pamuji menyampaikan bahwa Ops Gaktib merupakan bagian dari pelaksanaan penegakan ketertiban di wilayah Denpom Pati. Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut penekanan Komando Atas untuk meningkatkan disiplin, ketertiban, dan kepatuhan personel terhadap peraturan yang berlaku, khususnya dalam berlalu lintas.

“Berdasarkan data yang ada, mulai bulan Januari sampai dengan Agustus telah terjadi 81 kejadian kecelakaan yang melibatkan anggota TNI, dengan jumlah korban sebanyak 118 orang,” ujar Abdul Pamuji dalam pengarahan tersebut.

Data itu, menurutnya, menjadi perhatian bersama dan bahan evaluasi agar kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir. Personel diimbau mengutamakan keselamatan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta melengkapi seluruh persyaratan administrasi kendaraan dan pengemudi.

Subdenpom IV/3-2 Pati juga akan melakukan pendataan terhadap personel yang belum memiliki SIM A maupun SIM C, termasuk mereka yang masa berlaku SIM-nya akan segera habis. Pengurusan pembuatan atau perpanjangan SIM Umum nantinya akan dikoordinasikan dan dibantu melalui Polres Demak sesuai prosedur yang berlaku.

Abdul Pamuji menegaskan, kelengkapan administrasi berkendara tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, tetapi juga penting untuk mempermudah proses administrasi apabila terjadi kecelakaan, termasuk pengurusan santunan atau hak-hak korban melalui pihak berwenang seperti Jasa Raharja.

146 Kendaraan Masuk Pemeriksaan

Dalam kegiatan tersebut, pemeriksaan dilakukan terhadap 146 unit kendaraan, yang terdiri atas kendaraan dinas dan kendaraan umum.

Kendaraan dinas 102 6 R4 · 96 R2 Kendaraan umum 44 4 R4 · 40 R2 Total: 146 unit kendaraan Pemeriksaan meliputi kelengkapan SIM TNI, SIM Umum, dan KTA. 

Selain pemeriksaan materiil kendaraan, kegiatan juga diisi pendataan kepemilikan SIM TNI dan SIM Umum kepada seluruh prajurit. Pendataan tersebut menjadi dasar tindak lanjut bantuan pembuatan maupun perpanjangan SIM.

Dandim: Jangan Kejar Apel dengan Mengorbankan Keselamatan

Dandim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romansah dalam sambutannya mengingatkan seluruh prajurit agar tidak mengabaikan keselamatan ketika berkendara, baik saat berangkat maupun pulang dinas.

Ia secara khusus menyoroti kebiasaan berkendara terburu-buru karena terlambat mengikuti apel.

“Apabila mengalami keterlambatan mengikuti apel, jangan memaksakan diri dengan berkendaraan secara terburu-buru, ngebut, maupun ugal-ugalan,” tegasnya.

Menurut Dony, keterlambatan apel bukan alasan untuk mengabaikan keselamatan. Keinginan mengejar waktu justru dapat memicu kecelakaan dan menimbulkan persoalan yang lebih besar.

Ia juga mengingatkan bahwa keluarga menunggu kepulangan setiap prajurit. Karena itu, seluruh personel diminta menjaga kecepatan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

SIM Umum dan SIM Dinas Akan Dikoordinasikan

Selain keselamatan berkendara, Dandim menekankan pentingnya tertib administrasi kendaraan, baik kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi. Seluruh prajurit diminta memastikan keabsahan surat-surat kendaraan, termasuk SIM Umum dan SIM Dinas.

Untuk kelengkapan SIM Umum, koordinasi akan dilakukan dengan Polres Demak. Sementara itu, kelengkapan SIM Dinas akan dikoordinasikan dengan Pomdam Semarang.

“Jangan sampai karena kelalaian administrasi kemudian menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” pesannya.

Temuan Nihil, tetapi Pencegahan Berlanjut

Berdasarkan laporan kegiatan, temuan dalam Ops Gaktib tersebut dinyatakan nihil. Kegiatan berlangsung tertib dan aman.

Meski demikian, pendataan SIM dan pemeriksaan administrasi menjadi langkah lanjutan untuk memastikan kepatuhan personel terhadap ketentuan lalu lintas dan aturan militer. Pemeriksaan preventif ini juga diharapkan dapat memperkuat disiplin, profesionalisme, serta menjaga nama baik satuan dan institusi TNI di tengah masyarakat.

(Priyo/Mutmainah)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html