Kodim 0718/Pati Tanam Mangrove di Pantai Margomulyo, Wujud Kepedulian Lingkungan dan Perlindungan Pesisir

PATI – Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0718/Pati melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di Pantai Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Rabu (9/9/2026).


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB tersebut diikuti kurang lebih 200 peserta dari unsur TNI, pemerintah daerah, kepolisian, perusahaan, kelompok masyarakat, serta pegiat lingkungan hidup.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timothius Berlian Yogi Ananto, S.E., M.Han. Turut hadir Kasdim 0718/Pati Mayor Cpl Kuswaranto, para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0718/Pati, Camat Tayu Imam Rifai, S.STP., M.M., Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto, S.H., M.H., serta sejumlah unsur lainnya.

Peserta kegiatan juga melibatkan anggota Kodim 0718/Pati, Kelompok Mangrove Mekar Jaya Desa Margomulyo, pegiat lingkungan hidup Kecamatan Tayu, serta unsur perusahaan.

Mangrove untuk Cegah Abrasi dan Rob

Dalam sambutannya, Dandim 0718/Pati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung kegiatan penanaman mangrove tersebut.

Menurutnya, penanaman mangrove merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya dalam menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi.

“Mangrove memiliki peran penting dalam membantu melindungi wilayah pesisir, termasuk mengurangi dampak abrasi dan ancaman banjir pasang air laut atau rob,” ujar Dandim dalam sambutannya.

Selain kegiatan penanaman mangrove, Kodim 0718/Pati juga melaksanakan kegiatan sosial lainnya, termasuk pendistribusian bantuan air bersih di wilayah Kabupaten Pati bagian selatan yang mengalami keterbatasan pasokan air akibat dampak musim kemarau.

Dandim berharap berbagai kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta membantu menjaga kondisi wilayah agar tetap aman dan kondusif.

Bibit Dilindungi Anyaman Bambu

Dalam proses penanaman, bibit mangrove diberikan perlindungan menggunakan pagar yang dibuat dari anyaman bambu.

Metode tersebut digunakan untuk membantu melindungi bibit mangrove yang baru ditanam dari hantaman ombak, sehingga diharapkan dapat meningkatkan peluang pertumbuhan tanaman di kawasan pesisir.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi, dilanjutkan sambutan Dandim 0718/Pati, penanaman mangrove, ramah tamah, dan penutupan.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar.

Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Penanaman mangrove tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari ulang tahun TNI dan Kodam IV/Diponegoro, tetapi juga mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, masyarakat, serta pegiat lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan mencegah berbagai dampak bencana alam.

Selain berfungsi sebagai pelindung alami garis pantai dari erosi dan abrasi, keberadaan mangrove juga memiliki manfaat jangka panjang bagi kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat di kawasan pesisir.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, melalui kerja sama dan kepedulian bersama terhadap lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.

(Agus Suryanto)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html