Kekeringan Melanda 500 KK di Dukuh Lemahbang Pati, Tim Zipur 10 dan Kodim Cek Titik Sumber Air

PATI — Kekeringan berulang yang melanda Dukuh Lemahbang, RT 01 RW 05, Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, mendorong dilakukannya pengecekan titik sumber air oleh Tim Zipur 10 bersama Staf Ter Kodim 0718/Pati.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 14 September 2026, pukul 10.00–11.30 WIB. Pengecekan dilakukan sebagai tindak lanjut rencana penanganan krisis air bersih, menyusul arahan Plt Bupati Pati untuk mengalirkan sumber air pegunungan dari Mata Air Banyu Umpang ke permukiman warga.

Berdasarkan laporan lapangan, sekitar 500 kepala keluarga atau lebih dari 1.000 warga di Dukuh Lemahbang terdampak kemarau dan mengalami kekurangan air bersih.

Tim Cek Kedalaman Sumber Air dengan Geolistrik

Dalam kegiatan tersebut, Wadan Zipur 10 Kapten Czi Alfian Saputra bersama tiga anggota, Kades Sinomwidodo Rakimin beserta perangkat desa, Anggota Staf Ter Serma M. Shoim, serta Babinsa Pelda Rudianto, meninjau sejumlah titik sumber air.

Hasil pengecekan awal menggunakan alat geolistrik menunjukkan adanya indikasi titik sumber air dengan kedalaman sekitar 70 hingga 90 meter.

Pengecekan ini menjadi bagian dari inventarisasi potensi sumber air dan pemetaan kelayakan teknis untuk mendukung rencana penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Tak Lagi Sekadar Mengandalkan Bantuan Tangki

Kekeringan di Dukuh Lemahbang disebut terjadi berulang dan berdampak pada kebutuhan air bersih rumah tangga serta aktivitas harian warga. Sumber mata air terdekat, termasuk Banyu Umpang, pernah dimanfaatkan masyarakat, tetapi infrastruktur dan jaringan distribusinya belum memadai untuk menjamin pasokan berkelanjutan.

Karena itu, penanganan krisis air diarahkan tidak hanya melalui bantuan tangki air, tetapi juga melalui solusi jangka panjang berupa pembangunan bak penampungan atau reservoir dan pemasangan jaringan pipa distribusi (pipanisasi).

Inventarisasi titik mata air, estimasi debit, serta identifikasi kendala teknis seperti kondisi bak penampungan, pipa, dan akses menjadi langkah penting sebelum pembangunan dilaksanakan.

Menunggu Hasil Survei Teknis

Hasil survei Tim Zipur 10 bersama Kodim 0718/Pati diharapkan menjadi dasar untuk menentukan kelayakan teknis pemanfaatan sumber air terdekat dan merumuskan solusi permanen bagi warga Dukuh Lemahbang.

Rencana tersebut mencakup kemungkinan pemanfaatan kembali Mata Air Banyu Umpang untuk mengalirkan air bersih langsung ke permukiman warga melalui sistem perpipaan dan bak penampungan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan lancar. Monitoring dilakukan anggota Unit Intel dan Babinsa Koramil 20/Tambakromo untuk memastikan kegiatan berjalan kondusif.

(Ahsin)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html