75 Pelajar Pati Ikuti Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Didorong Jadi Generasi Berkarakter Pancasila

PATI, 24 September 2026 — Sebanyak kurang lebih 75 pelajar SMA, SMK dan MAN se-Kabupaten Pati mengikuti kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Pelajar Pati Berkarakter Indonesia Maju, Rabu (23/9/2026).


Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 11.30 WIB tersebut digelar di Ruang Penjawi Setda Kabupaten Pati, Jalan Tombronegoro No. 1, Kaborongan, Pati Lor, Kecamatan Pati.

Mengangkat tema “Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Sejak Dini untuk Generasi Emas Pati”, kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi generasi muda mengenai pentingnya pengamalan Pancasila, wawasan kebangsaan, toleransi, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Kegiatan dihadiri Kepala Kesbangpol Kabupaten Pati Ir. Nikentri Meiningrum, M.Si., perwakilan Dandim 0718/Pati yang diwakili Danramil 03/Tayu Kapten Inf Bambang Sutejo, perwakilan Kapolresta Pati melalui Kanit Bintibsos Satbinmas AKP Darwati, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Budi Santoso, S.Pd., M.Pd., M.Si., narasumber Ormas Perisai Riksa Harbala, serta perwakilan pelajar SMA, SMK dan MAN se-Kabupaten Pati.

Pelajar Didorong Amalkan Pancasila

Kepala Kesbangpol Kabupaten Pati Nikentri Meiningrum menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan penting ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak hanya memahami nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pelajar memiliki posisi penting sebagai generasi penerus bangsa. Karena itu, nilai toleransi, gotong royong, saling menghormati, disiplin, dan tanggung jawab perlu dibangun melalui lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

Perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi juga menjadi perhatian dalam pembinaan generasi muda.

Pelajar diharapkan mampu menyaring berbagai informasi yang diterima dan tidak mudah terpengaruh oleh paham maupun informasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila serta semangat kebhinekaan.

“Pelajar Kabupaten Pati diharapkan dapat menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, memiliki rasa cinta tanah air serta turut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka menuju Indonesia Maju,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Tekankan Pencegahan Bullying

Selain wawasan kebangsaan, persoalan perundungan atau bullying turut menjadi perhatian.

Para pelajar didorong untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Tindakan perundungan, baik dalam bentuk fisik, verbal maupun melalui media sosial, dinilai dapat berdampak negatif terhadap korban dan mengganggu terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif.

Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter pelajar yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesama.

Bijak Bermedia Sosial

Materi berikutnya disampaikan Kanit Bintibsos Satbinmas Polresta Pati AKP Darwati dengan tema “Peran Pelajar Pati dalam Kebhinekaan Merawat Pancasila dan Menuju Indonesia Maju”.

Dalam pemaparannya, pelajar diingatkan mengenai peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan kesatuan dengan menghargai perbedaan suku, agama, ras, budaya maupun pendapat.

Nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, seperti toleransi, gotong royong, saling menghormati, disiplin, dan bertanggung jawab.

AKP Darwati juga menekankan pentingnya kecakapan bermedia sosial. Pelajar diharapkan tidak mudah mempercayai berita yang belum terverifikasi serta tidak ikut menyebarkan informasi yang berpotensi menimbulkan konflik atau perpecahan.

Generasi muda juga diharapkan mampu menjadi pelopor terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif serta menjauhi berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Pancasila di Hatiku, Wawasan Kebangsaan untuk Negeriku”

Sementara itu, Danramil 03/Tayu Kapten Inf Bambang Sutejo menyampaikan materi bertajuk “Pancasila di Hatiku, Wawasan Kebangsaan untuk Negeriku”.

Ia menekankan bahwa Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa yang perlu dipahami, dihayati, dan diamalkan, termasuk oleh para pelajar sebagai generasi penerus.

Wawasan kebangsaan, menurutnya, diperlukan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pelajar juga didorong memiliki karakter kuat, disiplin, bertanggung jawab, memiliki semangat belajar, serta mampu menghargai keberagaman di lingkungan sekitarnya.

Melalui pembinaan tersebut, para pelajar diharapkan tumbuh sebagai generasi yang berwawasan kebangsaan, berkarakter Pancasila, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

Sinergi Lintas Sektor

Kegiatan tersebut memperlihatkan keterlibatan sejumlah unsur, mulai dari Kesbangpol, TNI, Polri, Dinas Pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga pelajar.

Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda Kabupaten Pati melalui pendidikan wawasan kebangsaan, penguatan nilai Pancasila, penghormatan terhadap keberagaman, serta literasi dalam menggunakan teknologi informasi.

Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, tanpa adanya gangguan menonjol selama pelaksanaan.

Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan tidak sekadar memahami Pancasila sebagai materi pembelajaran, tetapi mampu menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap, berinteraksi, menghargai perbedaan, menggunakan media sosial, serta berkontribusi positif di lingkungan sekolah dan masyarakat.

(Winarni/Iwan)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html