16 PC LDII Dilantik di Balai Kota Semarang, Wali Kota Agustina Buka Pintu Kolaborasi hingga Tingkat Kecamatan

SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang menunjukkan ruang kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan. Hal itu terlihat dalam pelantikan Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) se-Kota Semarang periode 2026–2031 yang digelar di Ruang Lokakrida Lantai 8 Balai Kota Semarang, Jumat (25/9/2026).

Pelantikan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri langsung Wali Kota Semarang Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.Sos., M.M., bersama Wakil Wali Kota Semarang Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T.

Hadir pula Ketua DPW LDII Jawa Tengah Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum., Ketua DPD LDII Kota Semarang Drs. H. Sunarto, M.Si., Ketua MUI, FKUB sekaligus FKSB Kota Semarang Dr. H. AM. Jumai, S.E., M.M., serta unsur Kesbangpol, Kementerian Agama dan sejumlah perangkat daerah Pemkot Semarang.

Sebanyak 16 PC LDII tingkat kecamatan dilantik dalam momentum tersebut, termasuk PC LDII Ngaliyan yang diketuai Sukindar, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX.

Wali Kota: Pemkot Membutuhkan Kolaborasi Ormas

Dalam sambutannya, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memberikan apresiasi terhadap struktur organisasi LDII yang dinilai tertata hingga tingkat PC dan PAC.

Menurut Agustina, keberadaan organisasi kemasyarakatan dapat menjadi bagian dari kekuatan sosial yang mendukung program pembangunan daerah.

“Pemkot butuh ormas seperti LDII untuk kolaborasi membangun Semarang,”

Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam pelantikan. Kolaborasi pemerintah dan organisasi masyarakat tidak hanya ditempatkan pada level kota, tetapi diharapkan dapat berjalan hingga tingkat kewilayahan.

Tema “Guyup Rukun Maju Bersama, Semarang Semakin Hebat” pun menjadi salah satu titik temu dalam kegiatan tersebut.

Ketua DPW LDII Jateng Dorong 8 Bidang Pengabdian

Ketua DPW LDII Jawa Tengah Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono meminta jajaran PC yang baru dilantik untuk menjalankan 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa.

Selain pengabdian kepada masyarakat, Singgih menekankan pentingnya memperkuat toleransi serta membangun sinergi dengan pemerintah.

Pesan tersebut menjadi penting karena PC merupakan struktur organisasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kecamatan.

Dengan demikian, pelantikan tidak berhenti pada pergantian atau pengesahan kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan arah kerja organisasi di wilayah masing-masing.

Ketua DPD: PC Diminta Aktif Bersinergi dengan Aparat dan Pemerintah

Ketua DPD LDII Kota Semarang Drs. H. Sunarto, M.Si. dalam sambutannya memberikan sejumlah pesan kepada 16 PC yang baru dilantik.

Pertama, para pengurus diminta menjaga guyup rukun dan menjalankan organisasi secara profesional serta religius.

Kedua, PC diminta meningkatkan kolaborasi dengan unsur pemerintahan dan kewilayahan, mulai dari camat, Danramil, Kapolsek hingga lurah.

Sunarto juga mencontohkan aktivitas PC LDII Ngaliyan yang telah berkolaborasi dengan Kodim 0733/BS dalam kegiatan TMMD Sengkuyung 2026 sebagai salah satu bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan.

Ketiga, para pengurus didorong menjalankan 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa, termasuk pembinaan generasi muda serta penguatan toleransi bersama FKSB dan FKUB.

Keempat, jajaran PC diminta mendukung program Pemerintah Kota Semarang, “Guyup Rukun Maju Bersama, Semarang Semakin Hebat.”

Sukindar: Siap Kolaborasi Total

Ketua PC LDII Ngaliyan, Sukindar, menyatakan kesiapan jajaran PC yang baru dilantik untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang hingga tingkat kecamatan.

“Alhamdulillah kami 16 PC se-Kota Semarang resmi dilantik. Terima kasih kepada Ibu Wali Kota, Prof. Singgih DPW Jateng, Pak Sunarto Ketua DPD, dan semua tamu undangan. Kami siap kolaborasi total dengan Pemkot sampai tingkat kecamatan. Guyup Rukun Maju Bersama.”

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi LDII di tingkat kecamatan. Kehadiran unsur pemerintah, tokoh lintas organisasi serta jajaran pengurus LDII memperlihatkan bahwa ruang komunikasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah terus dibangun.

Tantangan berikutnya bukan sekadar mempertahankan struktur organisasi, tetapi bagaimana komitmen kolaborasi tersebut diterjemahkan menjadi kegiatan nyata di tengah masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan doa dan foto bersama.

(Red Ilma)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html