Rapat Koordinasi Sepakati Penataan Pelabuhan Banyutowo Demi Dongkrak Kesejahteraan Nelayan
Kegiatan yang berlangsung di Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, diikuti sekitar 40 peserta dari unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, pemerintah desa, pengelola pelabuhan, koperasi, hingga tokoh nelayan.
Hadir dalam rapat tersebut antara lain Kepala Pelabuhan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Driyanto, Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Ahli Muda Bakdo Praptono, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Johanes Harnoko, Pendamping Operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih Arfid, Pengawas Dinas Koperasi Kabupaten Pati Irma, Camat Dukuhseti Suhartono, Danramil 10/Dukuhseti Lettu Cke Supangkat, Kapolsek Dukuhseti IPTU Heri SH Setyawan, perwakilan Pos TNI AL Banyutowo, Kepala Desa Banyutowo Sunaryo, Kepala KDMP Banyutowo Wawan, Kepala TPI Banyutowo Masyhud, serta tokoh masyarakat nelayan.
Dalam sambutannya, Kepala Pelabuhan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Driyanto, menegaskan bahwa penataan kawasan pelabuhan bukan hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga penguatan fungsi pelayanan pemerintahan dan pengembangan ekonomi perikanan.
Menurutnya, pelabuhan memiliki peran strategis dalam pelayanan administrasi kepelabuhanan, pembinaan perikanan tangkap, pengawasan sumber daya ikan, pelayanan karantina ikan, hingga perlindungan terhadap nelayan dan tenaga kerja sektor perikanan.
Selain menjalankan fungsi pemerintahan, pelabuhan juga memiliki fungsi pengusahaan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat nelayan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Seluruh pihak harus bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban kawasan pelabuhan agar menjadi kawasan perikanan yang tertata, produktif, dan memiliki daya saing," tegas Driyanto.
Sementara itu, Johanes Harnoko menekankan pentingnya pembenahan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sebagai pusat aktivitas ekonomi nelayan. Menurutnya, pengelolaan TPI harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel agar mampu meningkatkan pelayanan sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam memanfaatkan seluruh fasilitas pelabuhan secara optimal dengan tetap memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan.
Pendamping Operasionalisasi Kampung Nelayan Merah Putih, Arfid, menjelaskan bahwa Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis pemerintah untuk membangun kawasan pesisir secara terintegrasi.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI-Polri, koperasi, serta kelompok nelayan.
"Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci agar program berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan," ujarnya.
Dalam forum diskusi, seluruh peserta rapat menyepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya mempercepat penataan kawasan Pelabuhan Perikanan Banyutowo melalui pembenahan sarana dan prasarana, peningkatan kebersihan lingkungan, penertiban aktivitas di kawasan pelabuhan, serta penguatan pengelolaan Tempat Pelelangan Ikan secara profesional dan transparan.
Rapat juga menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung percepatan Program Kampung Nelayan Merah Putih, termasuk melalui pengamanan, pendampingan, pengawasan, dan komunikasi yang intensif guna mengantisipasi berbagai kendala di lapangan.
Seluruh peserta berharap kawasan Pelabuhan Perikanan Banyutowo dapat berkembang menjadi kawasan perikanan modern yang bersih, tertata, berdaya saing, serta menjadi percontohan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pati.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 11.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Hasil rapat diharapkan menjadi landasan percepatan pembangunan kawasan pesisir yang terintegrasi, sekaligus memperkuat kelembagaan koperasi dan infrastruktur perikanan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan Banyutowo.
(Rusmin)


0 Komentar