x

Forkopimda blora

PT Jatim Jaya Perkasa Buka-Bukaan Soal SHU, Ajak Peserta Plasma Tak Mudah Percaya Isu

ROKAN HILIR – PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) menggelar sosialisasi terkait pengelolaan Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada masyarakat peserta plasma sebagai upaya memperkuat transparansi, membangun komunikasi yang sehat, serta menjaga kepercayaan dalam kemitraan perkebunan.

Kegiatan yang dihadiri jajaran pimpinan perusahaan, pengurus koperasi, pengurus plasma, dan masyarakat peserta plasma tersebut menjadi forum penyampaian informasi mengenai mekanisme pengelolaan plasma, perhitungan SHU, hingga evaluasi pelaksanaan kemitraan yang telah berjalan.

Dalam kesempatan itu, pimpinan PT Jatim Jaya Perkasa, Pak Raju, menanggapi berbagai informasi dan isu yang berkembang di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh peserta plasma untuk tidak mudah mempercayai kabar yang belum jelas kebenaran maupun sumber informasinya.

Menurutnya, perusahaan bersama koperasi selama ini terus berkomitmen menjalankan kemitraan secara profesional dengan mengedepankan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas.

"Kami berharap masyarakat plasma tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar. Jika ada hal yang belum dipahami, mari kita duduk bersama, bertanya, berdiskusi, dan mencari penjelasan secara terbuka. Komunikasi yang baik adalah kunci agar tidak terjadi kesalahpahaman," ujar Pak Raju.

Ia menegaskan bahwa perusahaan selalu membuka ruang komunikasi dengan masyarakat peserta plasma. Menurutnya, setiap persoalan akan lebih mudah diselesaikan apabila dibahas melalui musyawarah dibanding berkembang menjadi informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Selain sosialisasi, Pak Raju mengusulkan agar evaluasi kemitraan dilakukan secara rutin setiap bulan. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk menyampaikan perkembangan pengelolaan plasma, realisasi program, maupun perhitungan SHU sehingga seluruh peserta memperoleh informasi yang sama.

"Evaluasi bulanan sangat diperlukan. Dengan begitu perusahaan, koperasi, pengurus plasma, dan masyarakat dapat mengetahui perkembangan yang ada. Bila muncul persoalan, kita bisa segera membahas dan mencari solusi bersama. Transparansi akan memperkuat kepercayaan seluruh pihak," tambahnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat perhatian masyarakat peserta plasma yang hadir. Forum dialog dimanfaatkan sebagai sarana bertanya dan memperoleh penjelasan langsung mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan plasma dan pembagian SHU.

Melalui kegiatan ini, PT Jatim Jaya Perkasa berharap hubungan kemitraan antara perusahaan, koperasi, pengurus plasma, dan masyarakat semakin harmonis. Keterbukaan informasi, komunikasi yang intensif, serta evaluasi berkala diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga keberlangsungan kemitraan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat peserta plasma.

Dengan adanya forum sosialisasi seperti ini, perusahaan berharap setiap informasi dapat diterima secara utuh sehingga tidak menimbulkan persepsi yang keliru maupun polemik di tengah masyarakat. Dialog dan musyawarah dinilai menjadi langkah terbaik dalam membangun kemitraan yang sehat, transparan, dan saling menguntungkan.

(Jismar/Matwafa)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html