x

Piala Kemerdekaan KSMI Sumut 2026 Digelar, 54 Tim Adu Skill di Tiga Kategori

MEDAN — Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di lapangan hijau. Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Sumatera Utara menggelar Piala Kemerdekaan KSMI Sumut 2026 di Stadion Mini Disporasu, Jalan Willem Iskandar No. 209, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Turnamen yang berlangsung 15–17 Agustus 2026 tersebut diikuti 54 tim yang berasal dari tiga kategori, yakni Umum, Instansi, dan Corporate.

Keikutsertaan puluhan tim dari berbagai latar belakang tersebut menjadi gambaran tingginya antusiasme masyarakat, instansi pemerintah maupun dunia usaha terhadap perkembangan sepak bola mini di Sumatera Utara.

Bukan sekadar kompetisi, Piala Kemerdekaan KSMI Sumut 2026 juga menjadi momentum memperkuat sportivitas, persatuan dan kebersamaan melalui olahraga.

Dispora Sumut Apresiasi Kompetisi

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara, Mahfullah Pratama Daulay, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.

Menurutnya, kompetisi olahraga memiliki nilai lebih dari sekadar mengejar kemenangan dan prestasi.

“Olahraga bukan hanya tentang pertandingan dan prestasi, tetapi juga bagaimana kita membangun kebersamaan, sportivitas, disiplin, dan gaya hidup sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang aktif dan produktif di Sumatera Utara.

KONI: Kompetisi Jadi Ruang Mencari Bibit Atlet

Apresiasi juga disampaikan Ketua KONI Sumatera Utara, Kolonel (Purn) H. Hatunggal Siregar.

Ia menilai kompetisi merupakan salah satu instrumen penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus membuka peluang munculnya talenta-talenta baru.

“Kami mengapresiasi KSMI Sumatera Utara yang terus mendorong berkembangnya sepak bola mini melalui kompetisi seperti Piala Kemerdekaan ini,” katanya.

Menurutnya, turnamen yang mempertemukan berbagai kelompok masyarakat juga dapat menjadi sarana pembinaan sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga.

Namun, ia mengingatkan bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan.

“Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi persaudaraan dan kebersamaan harus tetap menjadi yang utama,” tegasnya.

KSMI Ingin Bangun Ekosistem Sepak Bola Mini

Ketua KSMI Sumatera Utara, Ricky Rizaldi Rangkuti, SE, mengatakan Piala Kemerdekaan merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk mengembangkan sepak bola mini di Sumatera Utara.

Menurut Ricky, kompetisi tersebut sengaja dirancang sebagai ruang pertemuan masyarakat, instansi, komunitas dan perusahaan melalui olahraga.

“Kami ingin sepak bola mini di Sumatera Utara tidak hanya berkembang dari sisi kompetisinya, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup dan industri olahraga,” ujarnya.

Ia menambahkan, KSMI Sumatera Utara akan terus mendorong penyelenggaraan kompetisi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Semakin banyak kompetisi, semakin banyak pemain yang mendapatkan kesempatan bertanding, dan tentunya semakin besar ekosistem sepak bola mini di Sumatera Utara,” katanya.

54 Tim Ramaikan Tiga Kategori

Ketua Panitia Pelaksana Piala Kemerdekaan KSMI Sumut 2026, Rizqi Aryahafiz Pulungan, mengatakan turnamen tahun ini mendapat respons positif dari peserta.

Sebanyak 54 tim ambil bagian dalam kompetisi yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu Umum, Instansi, dan Corporate.

“Alhamdulillah, Piala Kemerdekaan KSMI Sumut 2026 dapat terlaksana dengan diikuti 54 tim. Pesertanya cukup beragam, mulai dari tim umum, instansi, hingga corporate,” ungkap Rizqi.

Menurutnya, keberagaman peserta menunjukkan bahwa sepak bola mini memiliki daya tarik luas dan berpotensi terus berkembang di Sumatera Utara.

Piala Kemerdekaan KSMI Sumut 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda peringatan HUT RI, tetapi menjadi pijakan untuk membangun kompetisi sepak bola mini yang semakin rutin, profesional, dan mampu melahirkan pemain-pemain potensial.

Semangat kemerdekaan akhirnya tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga lewat persaingan sehat, sportivitas, dan persaudaraan di lapangan.

(Nurpianto)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html