Karnaval Budaya Festival Adhiloka Meriahkan Hari Jadi Pati ke-703, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Simpang Lima

PATI – Karnaval Budaya Festival Adhiloka 2026 berlangsung meriah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026) malam. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 tersebut diikuti peserta dari 21 kecamatan serta disaksikan sekitar 5.000 warga.


Karnaval berlangsung mulai pukul 18.30 WIB hingga 22.50 WIB. Rangkaian kegiatan diawali dari kawasan Tugu Runcing atau depan Hotel Pati, kemudian bergerak menyusuri Jalan Sudirman dan berakhir di Alun-Alun Simpang Lima Pati.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badruddin, Kapolresta Pati Kombes Pol. Sigit, serta Kasdim 0718/Pati Mayor CPL Kuswaranto yang mewakili Dandim 0718/Pati.

Turut hadir perwakilan Kejaksaan Negeri Pati, Ketua Pengadilan Agama Pati Nurbaeti, Pj. Sekda Kabupaten Pati Siti Subiati, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Pati, unsur instansi vertikal, serta masyarakat.

Tampilkan Kekayaan Budaya 21 Kecamatan

Setelah pemberangkatan kirab dari kawasan Tugu Runcing, rombongan peserta bergerak menuju Alun-Alun Simpang Lima. Di lokasi tersebut, masing-masing peserta menampilkan kreativitas seni dan budaya daerah dalam bentuk koreografi, tari, kostum, hingga pertunjukan jalanan.

Festival Adhiloka menjadi ruang bagi 21 kecamatan untuk menampilkan berbagai potensi budaya dan kearifan lokal yang dimiliki Kabupaten Pati.

Sejumlah unsur Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) turut diangkat dalam pertunjukan, mulai dari kuliner khas Nasi Gandul dari Kecamatan Pati, tradisi Lamporan Soneyan, hingga ritus Krayan Pedhet.

Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan dan menjaga keberadaan tradisi lokal agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengajak masyarakat untuk bersyukur sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya Festival Adhiloka 2026.

Masyarakat juga diajak untuk menjaga kebersamaan, ketertiban dan keamanan selama seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Pati berlangsung.

Kegiatan karnaval diharapkan tidak hanya menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, kebanggaan terhadap daerah, serta pelestarian seni dan budaya Kabupaten Pati.

Kecamatan Tayu Raih Juara Pertama

Dalam pengumuman hasil perlombaan, Kecamatan Tayu berhasil meraih juara pertama Karnaval Budaya Festival Adhiloka 2026.

Posisi kedua diraih Kecamatan Pati, sedangkan juara ketiga diraih Kecamatan Juwana.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalur karnaval hingga kawasan Alun-Alun Simpang Lima. Ribuan warga memadati sejumlah titik untuk menyaksikan kreativitas peserta yang membawa identitas dan kekayaan budaya dari masing-masing wilayah.

Dengan jumlah massa yang cukup besar serta penggunaan jalur utama dari Tugu Runcing menuju Alun-Alun Simpang Lima, pengaturan arus lalu lintas dan pengamanan menjadi bagian penting selama kegiatan berlangsung.

Petugas bersama unsur terkait melakukan pemantauan dan pengamanan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, mengatur konsentrasi massa serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Berlangsung Aman dan Kondusif

Secara keseluruhan, Karnaval Budaya Festival Adhiloka 2026 berlangsung tertib, aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 22.50 WIB.

Festival tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 dengan mengusung semangat “Sumunar Terang Mbangun Kamajengan”, yang dimaknai sebagai semangat bersinar terang untuk membangun kemajuan.

Melalui Festival Adhiloka, kekayaan seni, tradisi dan kreativitas masyarakat dari 21 kecamatan ditampilkan dalam satu panggung budaya. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas daerah sekaligus membangun optimisme dan kebersamaan masyarakat dalam mendorong kemajuan Kabupaten Pati.

(Arikha/Ragito)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html