x

Forkopimda blora

Jangan Tunggu Sungai Meluap! TNI dan Garudafood Susur Sungai Pati, Sampah Diangkut

PATI — Memasuki persiapan menghadapi musim penghujan, kepedulian terhadap kebersihan aliran sungai kembali menjadi perhatian. TNI bersama Polri, pemerintah desa dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. menggelar karya bakti sekaligus susur sungai di lingkungan pabrik Garudafood Pati, Jumat (28/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 WIB hingga 10.15 WIB tersebut digelar di kawasan pabrik PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk., Jalan Raya Pati–Juwana Km 03, Kabupaten Pati. Sekitar 50 orang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT TNI ke-82 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-76, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

TNI-Polri dan Perusahaan Turun Bersama

Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan tersebut. Dari pihak perusahaan hadir Manajer PT Garudafood Edy. Sementara dari unsur TNI hadir Danramil 01/Pati Kapten Arm Bambang Wilopo bersama anggota.

Kapolsek Pati Kota Iptu Windartono bersama anggota Polsek Pati Kota juga turut ambil bagian. Kegiatan melibatkan perangkat desa serta karyawan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk.

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa persoalan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan dunia usaha dan masyarakat.

Susur Sungai, Sampah Diangkut

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengarahan mengenai pelaksanaan karya bakti serta susur sungai.

Peserta kemudian bergerak membersihkan lingkungan sekitar dan aliran sungai. Dalam kegiatan susur sungai, peserta menemukan sampah di sepanjang aliran yang kemudian dikumpulkan dan diangkut untuk dibersihkan dari jalur aliran air.

Setelah seluruh rangkaian selesai, dilakukan pengecekan kembali terhadap lokasi kegiatan dan pembersihan area sebelum kegiatan ditutup.

Bukan Sekadar Seremonial

Kegiatan tersebut memiliki pesan yang lebih luas daripada sekadar aksi bersih-bersih.

Sungai merupakan salah satu jalur penting dalam sistem drainase lingkungan. Ketika aliran air terganggu akibat tumpukan sampah atau material lainnya, risiko terjadinya genangan maupun banjir dapat meningkat, terutama ketika curah hujan tinggi.

Karena itu, pembersihan aliran sungai secara rutin perlu dibarengi dengan perubahan perilaku masyarakat dan pelaku usaha agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

Kegiatan susur sungai juga menjadi sarana edukasi bersama mengenai pentingnya menjaga ekosistem air secara berkelanjutan.

Perusahaan dan TNI Bangun Kepedulian Lingkungan

Kolaborasi PT Garudafood dengan TNI, Polri, pemerintah desa dan unsur masyarakat menjadi contoh bahwa sektor industri dapat mengambil bagian dalam menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.

Bagi TNI, kegiatan karya bakti menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Sementara bagi dunia usaha, keterlibatan dalam kegiatan lingkungan dapat menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Dengan demikian, kegiatan tidak berhenti pada pengangkutan sampah, tetapi diharapkan berkembang menjadi gerakan menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan.

Kegiatan karya bakti dan susur sungai tersebut berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.

Pesan yang dibawa dari kegiatan tersebut cukup sederhana: mencegah banjir tidak cukup dilakukan ketika air sudah meluap. Menjaga aliran sungai harus dimulai sebelum musim hujan datang.

(Agus Suranto)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html