Jaken Belum Punya SMA, Guru PAUD Tuntut Kepastian Status

PATI – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, menyerap aspirasi masyarakat Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dalam kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Asmas) yang digelar di Gedung PGRI Kecamatan Jaken, Sabtu (8/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 16.30 WIB tersebut dihadiri sekitar 100 peserta. Aspirasi yang mengemuka terutama berkaitan dengan kesejahteraan guru dan tenaga pendidik PAUD serta kebutuhan pembangunan fasilitas pendidikan tingkat SMA di Kecamatan Jaken.

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Pati Dapil I Fraksi Golkar Endah Sri Wahyuningati, Wakapolsek Jaken Iptu Sarpo, perwakilan Danramil Jaken Peltu Rosidi, Camat Jaken Tri Agung Setyawan, perwakilan Korwilcam Jaken, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran HIMPAUDI Kecamatan Jaken.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan, sesi tanya jawab, penutup dan foto bersama.

Guru PAUD Soroti Kesenjangan Kesejahteraan

Perwakilan Korwilcam Jaken, Penilik PAUD Sri Nurwati, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada unsur pendidikan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

Ia menyoroti persoalan kesejahteraan pendidik PAUD yang dinilai masih memiliki kesenjangan dibandingkan tenaga pendidik pada jalur pendidikan formal.

Menurutnya, pendidik PAUD memiliki peran strategis dalam meletakkan dasar pendidikan dan pembentukan karakter anak sejak usia dini. Karena itu, peningkatan kesejahteraan dan penghargaan terhadap para pendidik PAUD dinilai perlu mendapat perhatian lebih serius.

“Kami berharap aspirasi dari rekan-rekan pendidik dapat tersampaikan dan mendapat perhatian hingga ke tingkat pemerintah pusat,” ujarnya.

Sri juga mengapresiasi perjuangan HIMPAUDI yang selama ini terus mengawal aspirasi dan kepentingan para pendidik PAUD.

Jaken Belum Memiliki SMA

Sementara itu, Camat Jaken Tri Agung Setyawan menyampaikan persoalan lain yang menjadi perhatian masyarakat, yakni belum adanya Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Kecamatan Jaken.

Menurutnya, keberadaan SMA sangat penting untuk menunjang akses pendidikan dan keberlanjutan sekolah bagi anak-anak di wilayah tersebut.

“Harapan kami, aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian dan dapat disampaikan kepada pihak yang berwenang, sehingga ke depan Kecamatan Jaken dapat memiliki fasilitas pendidikan tingkat SMA yang memadai,” kata Tri Agung.

Ia juga berharap persoalan kesejahteraan guru dan tenaga pendidik, khususnya yang tergabung dalam HIMPAUDI, dapat terus diperjuangkan melalui kebijakan pemerintah.

Firman: Status Guru PAUD Harus Mendapat Kepastian

Menanggapi aspirasi tersebut, Firman Soebagyo mengatakan bahwa kegiatan penyerapan aspirasi menjadi kesempatan penting untuk bertemu langsung dengan masyarakat, khususnya keluarga besar HIMPAUDI.

Firman menyebut terdapat dua hal penting yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pertama, momentum Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 yang diharapkan menjadi semangat baru bagi masyarakat untuk membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Kedua, momentum tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi para guru HIMPAUDI yang hingga kini masih memperjuangkan kepastian status dan peningkatan kesejahteraan.

Firman mengungkapkan bahwa Fraksi Partai Golkar di MPR RI telah melakukan rapat terbatas dengan sejumlah kementerian dan pihak terkait untuk membahas berbagai persoalan pendidikan, termasuk nasib guru honorer dan guru PAUD.

“Permasalahan guru PAUD menjadi perhatian khusus karena hingga saat ini status guru PAUD belum diatur secara memadai dalam peraturan perundang-undangan,” ujar Firman.

Ia menyampaikan bahwa aspirasi terkait guru PAUD telah masuk dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang dan prosesnya disebut akan memasuki tahapan harmonisasi sebelum finalisasi.

Karena itu, Firman menyatakan komitmennya untuk terus mengawal perjuangan guru PAUD, khususnya terkait pengakuan dan kepastian status mereka dalam regulasi yang akan ditetapkan.

Menurutnya, persoalan pendidikan merupakan kepentingan bersama dan tidak semestinya hanya menjadi perhatian satu kelompok atau satu fraksi.

“Saya meyakini bahwa apabila menyangkut kepentingan dunia pendidikan, seluruh fraksi di DPR memiliki semangat yang sama untuk memberikan dukungan,” katanya.

Dorong Aspirasi Menjadi Kebijakan

Anggota DPRD Kabupaten Pati Dapil I Fraksi Golkar, Endah Sri Wahyuningati, juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum penyerapan aspirasi tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di tingkat bawah.

Ia berharap aspirasi masyarakat Jaken dapat menjadi bahan perjuangan bersama agar memperoleh tindak lanjut dari pemerintah maupun lembaga legislatif.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang komunikasi dua arah antara masyarakat dengan wakil rakyat. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat dihimpun dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan maupun pengawalan kebijakan.

Selain persoalan pendidikan, kegiatan penyerapan aspirasi juga dinilai penting untuk menjaring berbagai persoalan masyarakat di tingkat lokal, termasuk pembangunan, pelayanan publik, pertanian, serta kebutuhan masyarakat lainnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif. Pengamanan serta pemantauan dilakukan oleh unsur terkait untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib.

(Ahmad Jarmin)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html