x

Forkopimda blora

Gudang di Kalongan Grobogan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

GROBOGAN — Sebuah bangunan permanen yang difungsikan sebagai gudang di lingkungan RT 05/RW 01, Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, ludes terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.



Bangunan berukuran sekitar 10 x 12 meter itu diketahui milik Sahuji bin Nardi, mantan pegawai PDAM Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan yang telah purna tugas sekitar satu tahun lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media Pertapakendeng.com, sebelum kebakaran terjadi, sekitar pukul 10.00 WIB, Sahuji sempat membakar sampah di lokasi yang berjarak kurang lebih 15 meter dari gudang.

Setelah membakar sampah, Sahuji meninggalkan lokasi untuk mandi. Ia kemudian pergi menjaga toko sembako miliknya yang berada di pinggir jalan raya Danyang-Panunggalan.

Sekitar pukul 11.00 WIB, Sahuji mendapat kabar dari warga bahwa terjadi kebakaran. Ia kemudian mencari sumber suara dan mendapati gudang miliknya sudah dilalap api.

Sahuji bersama warga sekitar berupaya melakukan pemadaman secara manual. Namun, kobaran api sudah membesar sehingga sulit dikendalikan.

Petugas pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi. Sebanyak tiga unit truk bantuan air dari Pos Pemadam Kebakaran Grobogan dikerahkan untuk menjinakkan api. Selain itu, satu unit truk bantuan dari BPBD Kabupaten Grobogan turut diterjunkan.

Bangunan tersebut sebelumnya digunakan sebagai gudang penyimpanan berbagai peralatan servis AC, di antaranya kompresor, sejumlah tabung gas AC, serta perlengkapan bengkel yang dipindahkan dari Jakarta dengan jumlah sekitar satu truk penuh.

Selain peralatan servis AC, gudang juga digunakan untuk menyimpan dami atau batang padi. Rencananya, bangunan tersebut ke depan akan dimanfaatkan sebagai tempat usaha peternakan sapi.

Saat kejadian, istri Sahuji sedang membantu kegiatan rewang hajatan walimatul khitan di rumah Ketua RT 05/RW 01, Martono. Ia mendapat kabar mengenai kebakaran tersebut dari dua tetangganya, Nida dan Nurul.

Setelah tiba di lokasi, sang istri hanya bisa melihat gudang milik keluarganya telah habis dilalap api.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai lebih dari Rp75 juta, meliputi berbagai peralatan bengkel AC dan barang-barang rumah tangga yang tersimpan di dalam gudang.

Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto turut datang langsung ke lokasi bersama sejumlah pejabat terkait dan tokoh masyarakat Kelurahan Kalongan untuk melihat kondisi bangunan serta memastikan proses penanganan kebakaran berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam pemeriksaan. Dugaan bahwa kebakaran berkaitan dengan pembakaran sampah sebelumnya masih memerlukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kepolisian juga masih melakukan penelusuran untuk memastikan titik awal api serta faktor yang menyebabkan api dengan cepat membesar.

Tidak adanya korban jiwa menjadi hal yang patut disyukuri, meski peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material cukup besar bagi pemilik bangunan.

(PARMIN)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html