CFD di Waduk Gembong Diserbu 500 Warga, Olahraga, UMKM dan Wisata Alam Berpadu
PATI – Kawasan Waduk Gembong di Dukuh Ngembes, Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, berubah menjadi ruang publik yang ramai pada Minggu pagi (9/8/2026).
Kegiatan tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga mempertemukan aktivitas rekreasi, pelayanan publik, kampanye lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelaku UMKM lokal.
Sejumlah unsur Forkopimcam Kecamatan Gembong turut hadir bersama personel TNI, Polri, tenaga kesehatan dari Puskesmas Gembong, masyarakat sekitar, komunitas olahraga, pelaku UMKM, hingga pengunjung CFD.
Dari Senam hingga Bersepeda
Sejak pagi, masyarakat mengikuti berbagai aktivitas olahraga. Senam sehat dan olahraga bersama menjadi salah satu kegiatan utama.
Warga lainnya memanfaatkan jalur CFD untuk berjalan santai, jogging, hingga bersepeda menikmati suasana kawasan Waduk Gembong.
Konsep tersebut memberikan alternatif ruang publik bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik sekaligus berkumpul bersama keluarga.
Kehadiran kawasan waduk dengan panorama alam juga memberikan nilai tambah tersendiri. Aktivitas olahraga pagi berpadu dengan rekreasi masyarakat di ruang terbuka.
UMKM Ikut Menggerakkan Ekonomi Lokal
CFD Waduk Gembong juga dimanfaatkan sebagai ruang promosi produk lokal.
Sejumlah pelaku UMKM mengikuti bazar dan menawarkan berbagai produk unggulan masyarakat Kecamatan Gembong kepada pengunjung.
Kehadiran ratusan warga secara tidak langsung membuka peluang ekonomi bagi pedagang dan pelaku usaha lokal.
Dengan konsep tersebut, CFD tidak semata-mata menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi ekonomi masyarakat.
Jika dikelola secara konsisten, kegiatan serupa berpotensi menjadi salah satu sarana promosi produk lokal sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi kerakyatan di Kecamatan Gembong.
Bawa Pesan Peduli Lingkungan
Selain olahraga dan UMKM, kegiatan juga diisi edukasi mengenai kebersihan lingkungan serta kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Pesan tersebut menjadi relevan karena kegiatan yang menghadirkan ratusan orang berpotensi menghasilkan timbulan sampah apabila tidak diimbangi kesadaran menjaga kebersihan.
Karena itu, keberhasilan CFD tidak hanya diukur dari jumlah masyarakat yang hadir, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga kawasan waduk tetap bersih setelah kegiatan berakhir.
Pengamanan Gabungan
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, personel gabungan TNI, Polri dan instansi terkait turut melakukan pemantauan dan pengamanan.
Koordinasi dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat sekaligus memastikan aktivitas olahraga dan kegiatan UMKM berlangsung lancar.
Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB, situasi di kawasan Waduk Gembong terpantau ramai, tertib, aman dan lancar.
CFD Waduk Gembong menunjukkan bahwa ruang publik dapat memiliki fungsi yang lebih luas: menjadi tempat masyarakat berolahraga, berekreasi, berinteraksi, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Ke depan, tantangannya adalah menjaga agar kegiatan tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan rutin yang konsisten menggabungkan kesehatan masyarakat, pariwisata lokal, kepedulian lingkungan dan pemberdayaan UMKM.
(Arikha/Ragito)



0 Komentar