Bersihkan Jembatan Ngantru, Festival Kali Juwana ke-7 Dorong Kesadaran Ekologis Masyarakat
Aksi berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 10.00 WIB di kawasan Jembatan Ngantru, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, tepatnya di jalur Pati–Gabus Km 3.
Kegiatan diselenggarakan Panitia Festival Kali Juwana ke-7 bersama Jaringan Masyarakat Peduli Sungai dan Lingkungan (JAMPISAWAN) dengan mengusung tema “Gerakan Kebudayaan Ekologis: Sungai Waras, Masyarakat Waras.”
Ketua panitia, Ari Subekti, menjadi penanggung jawab kegiatan tersebut.
Sejumlah unsur turut hadir, antara lain Kabid Pengairan Kabupaten Pati, BPBD Kabupaten Pati, FKPPI, Kepala Desa Banjarsari, komunitas dan relawan peduli lingkungan, SMK Tunas Harapan, SMK Taruna Juwana, serta masyarakat sekitar.
Bukan Sekadar Memungut Sampah
Aksi bersih-bersih tersebut tidak sekadar diarahkan untuk memindahkan sampah dari kawasan jembatan. Panitia juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar tidak menjadikan sungai maupun lingkungan sekitar sebagai tempat pembuangan sampah.
Peserta membersihkan sampah yang berada di bahu jalan, sekitar jembatan, serta lingkungan di sekitar lokasi. Sampah yang terkumpul kemudian dikumpulkan dan dipilah untuk memudahkan proses penanganan dan pembuangan.
Panitia juga mengimbau peserta membawa tumbler atau botol air isi ulang. Langkah sederhana tersebut ditujukan untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai sekaligus menekan timbulan sampah selama kegiatan.
Pesan ekologis yang dibawa Festival Kali Juwana menjadi penting mengingat sungai bukan hanya berfungsi sebagai saluran air, tetapi juga berkaitan dengan kehidupan masyarakat yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai.
Jembatan Ngantru dan Tantangan Kesadaran Masyarakat
Pemilihan kawasan Jembatan Ngantru sebagai lokasi aksi juga memiliki pesan tersendiri. Kawasan tersebut berada di jalur Pati–Gabus yang menjadi salah satu akses mobilitas masyarakat.
Karena itu, kegiatan sosial yang melibatkan massa di sekitar badan jalan harus berjalan beriringan dengan perhatian terhadap keselamatan peserta dan kelancaran arus lalu lintas.
Dari sisi sosial, keterlibatan masyarakat, pelajar, komunitas, pemerintah desa, dan instansi terkait menunjukkan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah.
Namun, aksi bersih juga menyisakan pertanyaan yang lebih mendasar: sejauh mana perubahan perilaku masyarakat dapat dipertahankan setelah kegiatan berakhir?
Membersihkan sampah merupakan langkah penting, tetapi menjaga sungai agar kembali kotor dalam waktu singkat tentu tidak menyelesaikan persoalan ekologis secara permanen.
Karena itu, gerakan kebersihan sungai membutuhkan kesinambungan, edukasi, pengawasan, serta keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan.
Sungai Waras, Masyarakat Waras
Tema “Sungai Waras, Masyarakat Waras” yang diusung Festival Kali Juwana ke-7 pada dasarnya menempatkan persoalan sungai sebagai bagian dari persoalan kehidupan masyarakat.
Kondisi lingkungan sungai berkaitan erat dengan kesehatan, kenyamanan, aktivitas ekonomi, hingga kualitas hidup masyarakat yang berada di sekitarnya.
Kolaborasi antara pemerintah, komunitas seperti JAMPISAWAN, pelajar, relawan, dan masyarakat menjadi modal sosial penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga ekosistem Sungai Juwana.
Festival Kali Juwana tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat gerakan kebudayaan ekologis yang berkelanjutan.
Aksi bersih Jembatan Ngantru pun menjadi salah satu pengingat bahwa persoalan sungai tidak selesai hanya dengan mengangkat sampah. Yang jauh lebih penting adalah mencegah sampah kembali dibuang ke sungai dan membangun kesadaran bahwa menjaga sungai berarti menjaga kehidupan masyarakat itu sendiri.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib dan kondusif. Tidak terdapat kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas.
Panitia bersama unsur terkait selanjutnya diharapkan terus melakukan kegiatan edukasi dan pengawasan lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem Sungai Juwana.
(Arikha/Ragito)



0 Komentar