Bendera Merah Putih Diturunkan, Pati Tutup Rangkaian HUT RI ke-81 dengan Upacara Khidmat di Alun-Alun
Upacara yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIB hingga 17.12 WIB tersebut menjadi penutup rangkaian upacara kenegaraan peringatan HUT Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Pati.
Kapolresta Pati Kombes Pol. Sigit, S.I.K., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Kompol Ali Mahmudi, S.H., selaku Kasat Samapta Polresta Pati dipercaya sebagai Perwira Upacara dan AKP Daffid Paradhi, S.H., Kapolsek Gabus, bertugas sebagai Komandan Upacara.
Prosesi penurunan Sang Merah Putih dilakukan Pasukan Paskibraka Kabupaten Pati dengan melibatkan putra-putri terbaik dari sejumlah sekolah di Kabupaten Pati.
Pembawa baki dipercayakan kepada Febi Rahma Adiya dari MAN 2 Pati. Sementara petugas penurun bendera adalah Niko Gusti Ramadhan dari SMA Negeri 2 Pati. Posisi pengerek bendera diisi Azidin Qodri Azizi dari SMAQT Yanbuul Quran 1 dan Kevin Aqil Wicaksono dari SMK Tunas Harapan Pati.
Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa hingga pelajar memperlihatkan bahwa momentum kemerdekaan tidak hanya menjadi seremoni pemerintahan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi kebangsaan di Kabupaten Pati.
Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Candra hadir bersama istri. Sejumlah pejabat lainnya juga tampak hadir, di antaranya Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto, S.E., M.Han., Wakil Ketua II DPRD Pati Ir. H. Bambang Susilo yang mewakili Ketua DPRD, jajaran Polresta Pati, Kejaksaan Negeri Pati, Pengadilan Negeri Pati, Pengadilan Agama Pati, serta jajaran Pemkab Pati.
Kehadiran masyarakat sipil juga cukup kuat. Unsur Muslimat, Fatayat, Banser, Aisyiyah, HIPAKAD, FKPPI, mahasiswa, OSIS dan Pramuka turut mengambil bagian dalam pasukan upacara.
Bukan Sekadar Menurunkan Bendera
Rangkaian prosesi berlangsung secara berurutan, mulai dari persiapan pasukan, masuknya Komandan Upacara dan Inspektur Upacara, laporan komandan, penurunan Sang Merah Putih, penghormatan kepada bendera, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, hingga pembacaan doa.
Setelah seluruh rangkaian selesai, pasukan kemudian dibubarkan dan Inspektur Upacara meninggalkan lapangan.
Di balik prosesi yang berlangsung singkat, penurunan bendera menjadi simbol berakhirnya rangkaian seremoni peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Pati.
Namun, makna kemerdekaan tidak berhenti ketika bendera diturunkan. Momentum tersebut kembali mengingatkan seluruh elemen masyarakat bahwa semangat kemerdekaan harus diterjemahkan ke dalam pelayanan publik, pembangunan, penegakan hukum, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
Dari lapangan upacara, pesan yang terlihat jelas adalah keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam menjaga suasana kebangsaan dan persatuan.
Pengamanan Berlapis, Situasi Tetap Kondusif
Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, unsur TNI, Polri dan instansi terkait melakukan pemantauan serta pengamanan secara terbuka maupun tertutup.
Selama pelaksanaan upacara, situasi dilaporkan aman, tertib dan kondusif. Tidak terdapat gangguan menonjol yang menghambat jalannya prosesi.
Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kabupaten Pati akhirnya ditutup dengan tertib pada pukul 17.12 WIB.
Prosesi tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya tugas Paskibraka Kabupaten Pati dalam rangkaian upacara kemerdekaan tahun ini—sebuah seremoni yang bukan hanya menurunkan bendera, tetapi juga menegaskan kembali pentingnya menjaga merah putih tetap menjadi simbol persatuan di tengah dinamika masyarakat.
(Winarni)
x



0 Komentar