AMPB Dirikan Posko Reuni Aksi 13 Agustus 2026 di Alun-Alun Pati
PATI – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendirikan Posko Reuni 13 Agustus 2026 di bawah Videotron Alun-Alun Kabupaten Pati, tepatnya di depan Kantor Setda Kabupaten Pati, Kamis (6/8/2026) sore. Posko tersebut didirikan sebagai bagian dari persiapan aksi bertajuk "Reuni Menolak Penguasa Arogan dan Pengkhianatan DPRD kepada Rakyat".
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.15 WIB hingga 17.55 WIB itu dikoordinatori oleh Supriyono alias Botok dan diikuti sekitar 10 anggota AMPB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.
Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pati turut hadir melakukan pemantauan dan pendekatan persuasif, di antaranya Kasatpol PP Kabupaten Pati Triwijanarko, SSTP, Sekretaris Satpol PP Sugiarto, serta Kabid PPHD Satpol PP Soleh. Dari pihak AMPB hadir Ketua AMPB Supriyono alias Botok, Teguh Istiyanto, Hadi, Rohim, dan anggota aliansi lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, AMPB membawa satu unit mobil ambulans bernomor polisi K 9044 PB yang direncanakan menjadi posko, serta satu unit mobil Chevrolet putih bernomor polisi D 8363 AM, dilengkapi bendera Merah Putih dan bendera organisasi.
Berdasarkan hasil dialog dengan Satpol PP, AMPB menyampaikan rencana menempatkan mobil ambulans sebagai posko hingga pelaksanaan aksi pada 13 Agustus 2026. Namun, setelah dilakukan komunikasi secara persuasif, AMPB menyatakan bersedia memindahkan kendaraan tersebut ke depan Kantor Satpol PP pada Jumat (7/8/2026) guna menyesuaikan pelaksanaan Upacara Hari Jadi Kabupaten Pati.
Selain itu, AMPB juga mengungkapkan bahwa pada aksi 13 Agustus mendatang mereka berencana menampilkan aksi teatrikal sebagai bagian dari penyampaian aspirasi kepada pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Pati.
Dari hasil pemantauan, pendirian posko dinilai sebagai bagian dari konsolidasi menjelang aksi unjuk rasa yang berpotensi menjadi titik mobilisasi massa. Meski demikian, sikap kooperatif yang ditunjukkan AMPB dalam menyesuaikan lokasi posko dinilai menjadi indikator positif bagi upaya menjaga ketertiban umum.
Rencana aksi teatrikal juga diperkirakan akan menarik perhatian masyarakat maupun media, sehingga aparat bersama instansi terkait akan melakukan pemantauan dan langkah antisipatif guna menjaga keamanan serta ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Secara umum, Posko Reuni 13 Agustus dipandang sebagai simbol peringatan atas aksi besar masyarakat Pati yang berlangsung pada 13 Agustus 2025, sekaligus menjadi sarana konsolidasi, kontrol sosial, dan penyaluran aspirasi masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Aparat bersama Satpol PP, Polresta Pati, Kodim 0718/Pati, serta instansi terkait akan terus melakukan pemantauan, meningkatkan koordinasi, dan melaporkan setiap perkembangan situasi kepada pimpinan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun dinamika yang berkembang menjelang pelaksanaan aksi pada 13 Agustus 2026.
(Ragito)


0 Komentar