Wakaster TNI Pimpin Rapat Daring Percepatan Distribusi Listrik untuk Koperasi Merah Putih

PATI – TNI bersama PT PLN (Persero) terus memperkuat sinergi dalam mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) melalui percepatan distribusi dan penyediaan tenaga listrik di berbagai wilayah Indonesia.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat teknis terkait distribusi daya listrik di titik-titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipimpin secara daring oleh Wakil Asisten Teritorial (Wakaster) TNI, Mayor Jenderal Suhardi, S.I.P., Rabu (1/7/2026).

Di Kabupaten Pati, kegiatan vicon berlangsung di Ruang Vicon Kodim 0718/Pati, Jalan Jenderal Sudirman No. 79, Ngarus, Kecamatan Pati, dan diikuti Kasdim 0718/Pati Mayor Cpl Kuswaranto bersama Pasi Teritorial Kapten Inf Suwoyo.

Selain diikuti para Danrem dan Dandim jajaran TNI AD, rapat tersebut membahas langkah strategis percepatan penyediaan listrik guna menunjang keberlangsungan operasional koperasi yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Suhardi menegaskan bahwa ketersediaan energi listrik merupakan faktor penting bagi keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.

“Seluruh satuan kewilayahan diminta melakukan pendataan dan verifikasi kondisi kelistrikan pada setiap lokasi koperasi, termasuk ketersediaan jaringan, kapasitas daya, serta kebutuhan penambahan daya apabila diperlukan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi teknis, dan PT PLN (Persero) untuk mempercepat penyelesaian berbagai kendala, mulai dari pemasangan sambungan baru hingga penambahan kapasitas listrik di lokasi yang belum memadai.

Dalam paparan rapat disebutkan, PLN siap mendukung pembangunan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih melalui penyediaan listrik yang andal sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025.

Pada tahun 2026, PLN menerima permohonan elektrifikasi untuk 35.000 titik koperasi yang dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni 1.061 lokasi pada tahap pertama, 10.000 lokasi tahap kedua, dan sekitar 25.000 lokasi pada tahap ketiga.

Hingga 29 Juni 2026, hasil survei menunjukkan potensi 30.501 pelanggan dengan total kebutuhan daya mencapai 254 MVA. Dari jumlah tersebut, realisasi penyalaan telah mencapai 16.464 pelanggan atau sekitar 54 persen dengan total daya tersambung sebesar 120 MVA.

Tahap pertama bahkan berhasil melampaui target dengan terealisasinya 1.081 pelanggan dari target awal 1.061 lokasi. Sementara itu, tahap kedua telah mencapai 15.383 pelanggan dan sisanya ditargetkan selesai hingga akhir tahun 2026.

Selain penyediaan energi listrik, PLN juga membuka peluang kemitraan bagi Koperasi Desa Merah Putih sebagai agen pembayaran dan pembelian token listrik berbasis WhatsApp. Skema tersebut diharapkan dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat sekaligus menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi koperasi.

Melalui sinergi antara TNI, PLN, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, percepatan penyediaan listrik di desa diharapkan mampu mendukung operasional koperasi secara optimal, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Saya juga dapat membuat versi berita yang lebih singkat ala portal berita lokal (400–500 kata) atau versi yang lebih formal dengan gaya rilis institusi TNI.

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html