Sinergi Warga dan Dunia Usaha, Festival Mini Soccer LPMK Bambankerep Cup 2026 Siap Digelar di Village Tebing Pucung
Turnamen yang diperuntukkan bagi pemain usia dini kelahiran 2016–2017 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan karakter, mempererat kebersamaan warga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM lokal.
Ketua Panitia, Sriyanto, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan merupakan hasil sinergi antara LPMK Bambankerep, para Ketua RT dan RW se-Dukuh Pucung, serta Karang Taruna Pusaka Dukuh Pucung yang sejak awal bergotong royong mempersiapkan seluruh rangkaian acara.
"Ini bukan sekadar turnamen sepak bola, tetapi simbol persatuan dan kebersamaan warga. LPMK menjadi penggagas kegiatan, para Ketua RT dan RW menggerakkan partisipasi masyarakat, sementara Karang Taruna menjadi motor penggerak pelaksanaan di lapangan," ujar Sriyanto, Jumat (31/7/2026).
Di tingkat kepemudaan, persiapan dipimpin oleh Ketua Karang Taruna Pusaka Dukuh Pucung, Dwi Nugroho, bersama Wakil Ketua Musa Abdil Ghani Saha, yang mengoordinasikan berbagai aspek teknis agar kegiatan berlangsung aman, tertib, dan meriah.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan festival. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Poelung dari PT Santos Jaya Abadi (produk Kopi Kapal Api), Haji Paad selaku CEO CV Tri Tunggal, serta A. Jupri selaku CEO CV Argani Sumber Berkah.
Menurut Sriyanto, dukungan dari dunia usaha menjadi wujud nyata kepedulian terhadap pembinaan generasi muda sekaligus pengembangan kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Kontribusi para sponsor sangat berarti bagi terselenggaranya kegiatan ini dan diharapkan membawa manfaat bagi pembinaan bakat anak-anak serta menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Semoga segala kebaikan tersebut mendapat balasan dan keberkahan dari Allah SWT," ungkapnya.
Selain menghadirkan pertandingan yang diikuti 16 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) dan klub usia dini, festival juga mengusung konsep wisata berbasis masyarakat. Lokasi kegiatan berada di kawasan Village Tebing Pucung, destinasi lokal yang menawarkan panorama tebing alami dan menjadi salah satu spot menarik di wilayah Bambankerep.
Untuk mendukung pemberdayaan ekonomi warga, puluhan pelaku UMKM lokal akan membuka stan kuliner di sekitar arena pertandingan sehingga pengunjung dapat menikmati berbagai makanan dan minuman khas sambil menyaksikan jalannya kompetisi.
Sebagai bagian dari promosi wisata digital, panitia juga menggelar Lomba Konten Kreatif TikTok dan Instagram Reels dengan tema "Serunya Nonton Bola dan Berkuliner di Village Tebing Pucung." Peserta diajak membuat video berdurasi 30–60 detik yang menampilkan keseruan pertandingan, aktivitas kuliner UMKM, serta keindahan panorama Tebing Pucung untuk memperebutkan berbagai hadiah menarik.
Festival Mini Soccer 2026 dijadwalkan dibuka secara resmi pada Minggu, 2 Agustus 2026, pukul 07.30 WIB, dan rencananya dihadiri unsur Forkopimcam Ngaliyan, perangkat Kelurahan Bambankerep, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga.
Panitia mengundang masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya untuk hadir memberikan dukungan kepada para pesepak bola usia dini, menikmati sajian kuliner UMKM, sekaligus mengenal lebih dekat potensi wisata Village Tebing Pucung sebagai destinasi berbasis masyarakat yang terus berkembang.
(Sriyanto)


0 Komentar