Pengurus LDII Kota Semarang Ikuti Rukyatul Hilal Safar 1448 H di UIN Walisongo
Kegiatan rukyat dilaksanakan dengan memanfaatkan teleskop robotik yang mampu mengikuti pergerakan benda langit secara otomatis. Teknologi tersebut mendukung proses observasi agar lebih akurat sekaligus memudahkan dokumentasi hasil pengamatan.
Dalam kegiatan tersebut, LDII Kota Semarang diwakili oleh H. Indarwanto.
Berdasarkan hasil pemantauan, hilal belum berhasil terlihat, meskipun secara perhitungan astronomis ketinggian hilal telah mencapai sekitar 12 derajat. Kondisi cuaca dan faktor visibilitas di ufuk barat menjadi salah satu penyebab hilal belum dapat teramati.
"Kami mengapresiasi pelaksanaan rukyat ini. Walaupun hilal belum terlihat, data hasil pengamatan dengan ketinggian sekitar 12 derajat serta penggunaan teleskop robotik menjadi referensi yang sangat bermanfaat untuk pengembangan kajian hisab dan rukyat di masa mendatang," ujar H. Indarwanto.
Menurutnya, kegiatan rukyatul hilal tidak hanya menjadi bagian dari penentuan awal bulan Hijriah, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan Islam, akademisi, dan para pemerhati astronomi dalam mengembangkan ilmu falak di Indonesia.
LDII Kota Semarang berharap hasil rukyat tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam musyawarah penetapan awal bulan Safar 1448 Hijriah, sekaligus mempererat sinergi antara ormas Islam dan perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu astronomi dan falak.
(Sukindar)




0 Komentar