Ika Lestari Keluhkan Lambatnya Penerbitan Kutipan C Desa, Sertifikat Belum Rampung Sejak 2011
15 Tahun Belum Bersertifikat, Pembeli Tanah di Banyuurip Berharap Kepala Desa Segera Terbitkan Kutipan C Desa
Pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, Ika Lestari mendatangi Kantor Desa Banyuurip dengan maksud mengajukan permohonan kutipan C Desa kepada Kepala Desa Banyuurip, Ihsanul Haris, S.Pd. Namun, saat itu kepala desa tidak berada di kantor sehingga permohonan tersebut belum dapat ditindaklanjuti.
Tanah yang dimaksud tercatat dengan Nomor SPPT 01.0022, Blok Bangsalsari 001, atas nama wajib pajak Makrim, beralamat di Dusun Kaklak, Desa Banyuurip, dengan luas 9.257 meter persegi.
Menurut Ika, tanah tersebut dibeli pada 24 Agustus 2011 melalui pembayaran menggunakan cek Bank Mandiri dari dua ahli waris almarhum Makrim, yakni H. Abdul Majid, warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, dan Madlihan (alm.), warga Dusun Kaklak, Desa Banyuurip. Transaksi yang akhirnya minta dibayar dengan uang tunai tersebut berlangsung pada masa pemerintahan Kepala Desa Millaful Masfufah.
Ia menjelaskan bahwa seluruh ahli waris almarhum Makrim telah memberikan persetujuan dan secara sukarela menyerahkan dokumen kependudukan, seperti KTP dan Kartu Keluarga, untuk mendukung proses pengurusan sertifikat tanah.
Namun hingga kini, proses sertifikasi belum dapat diselesaikan karena masih menunggu dokumen administrasi berupa kutipan C Desa yang menjadi salah satu persyaratan.
Ika Lestari bersama Hendra selaku pembeli berharap Pemerintah Desa Banyuurip dapat membantu mempercepat penerbitan dokumen tersebut agar proses sertifikasi tanah dapat segera diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami mohon dengan hormat agar Pak Kepala Desa mempermudah kami untuk mendapatkan kutipan C Desa dan membantu proses sertifikat tanah tersebut," ujar Ika Lestari.
Ia berharap adanya dukungan dari pemerintah desa agar persoalan administrasi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dapat segera diselesaikan.
"Karena memang ini kan tugas Pak Kepala Desa," pungkasnya.
(Sumadi)



0 Komentar