Ketuk Hati Donatur, Aksi Mulia Mbah Parno Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Sebatang Kara di Blora

BLORA – Kepedulian dan semangat gotong royong kembali menjadi teladan di Kabupaten Blora. Suparno atau yang akrab disapa Mbah Parno menunjukkan aksi nyata dengan menggerakkan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) milik Kiswoyo, warga Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, yang hidup seorang diri setelah ditinggal kedua orang tuanya.

Kondisi rumah Kiswoyo yang sudah lama memprihatinkan menggugah hati Mbah Parno untuk bertindak. Meski tidak memiliki kemampuan finansial yang besar, ia memilih turun langsung menggalang bantuan demi mewujudkan rumah yang layak huni bagi warga yang membutuhkan tersebut.

Dengan penuh kesabaran, Mbah Parno mendatangi berbagai pihak untuk mengetuk hati para donatur. Mulai dari rekan-rekannya, para dermawan, tokoh masyarakat, pejabat daerah, hingga anggota DPRD, semuanya diajak berpartisipasi agar pembangunan rumah Kiswoyo dapat segera terealisasi.

"Yang terpenting adalah kemauan untuk membantu. Sedikit demi sedikit, jika dilakukan bersama-sama, akan menjadi besar manfaatnya bagi yang membutuhkan," ujar Mbah Parno.

Tak hanya mengumpulkan donasi, Mbah Parno juga menggerakkan semangat gotong royong warga Desa Sempu. Masyarakat ikut menyumbangkan tenaga, waktu, maupun material bangunan sesuai kemampuan masing-masing sehingga proses pembangunan rumah dapat berjalan dengan baik.

Perjuangan Mbah Parno membuktikan bahwa kepedulian sosial tidak selalu diukur dari besarnya harta yang dimiliki. Ketulusan, kerja keras, dan kemauan untuk bergerak justru menjadi modal utama dalam membantu sesama.

Bagi Kiswoyo, rumah yang sedang dibangun bukan sekadar tempat berteduh. Rumah itu menjadi simbol hadirnya kasih sayang dan kepedulian masyarakat terhadap dirinya yang selama ini menjalani hidup seorang diri.

Di tengah kehidupan yang semakin individualistis, aksi Mbah Parno menjadi inspirasi bahwa nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kepedulian satu orang mampu menggerakkan banyak hati untuk bersama-sama menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan.

(Yanto)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html