Heboh! Emak-Emak Posyandu hingga Ketua RT di Blora Kini Berpeluang Jadi Sarjana, Bupati Arief Buka Jalur Kuliah Massal
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Blora, Arief Rohman, saat menghadiri pendampingan pendaftaran calon mahasiswa baru Program RPL UNNES di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Jumat (10/7/2026).
Dalam arahannya, Bupati meminta agar kuota peserta tahun ini dapat terpenuhi secara maksimal. Ia menjelaskan bahwa cakupan peserta diperluas dibandingkan tahun sebelumnya agar lebih banyak masyarakat desa memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.
"Tahun ini sasaran peserta kita perluas. Tidak hanya perangkat desa, tetapi juga kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengelola BUMDes, kader PKK, Karang Taruna, pengurus RT/RW, hingga kader Posyandu," ujar Arief Rohman.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan investasi penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Untuk mendorong partisipasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Blora juga kembali menyiapkan bantuan pendidikan berupa beasiswa atau stimulan bagi peserta program.
"Pemkab Blora akan memberikan beasiswa, meskipun nominalnya tidak sebesar gelombang sebelumnya," kata Arief.
Program RPL UNNES sendiri memberikan kesempatan kepada masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja dan pengabdian di berbagai bidang untuk memperoleh pengakuan akademik sehingga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana dengan proses yang lebih efektif.
Tahun ini, program studi yang dibuka meliputi Akuntansi, Manajemen, Pendidikan Ekonomi Administrasi Perkantoran, Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, Pendidikan Nonformal, Ilmu Hukum, serta Pendidikan Kesejahteraan Keluarga.
Pendaftaran Program RPL UNNES dijadwalkan berlangsung pada 13–19 Juli 2026. Masyarakat dan pegiat desa di Kabupaten Blora yang berminat dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, mekanisme, dan tahapan pendaftaran melalui akun Instagram resmi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Blora, @dinaspmd_blora.
Program ini diharapkan menjadi momentum bagi para pegiat desa, termasuk para "emak-emak" kader Posyandu dan PKK, untuk meningkatkan kompetensi sekaligus meraih gelar sarjana demi mendukung pembangunan desa yang semakin maju dan profesional.
(Bambang)
x


0 Komentar