APINDO Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri Lewat Program Pengusaha Mengajar di SMK Mitra Industri 02 Pati
PATI – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama Kementerian Ketenagakerjaan, Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, dan dunia usaha menggelar kegiatan Penguatan Program Pengusaha Mengajar APINDO di Aula SMK Mitra Industri 02 Pati, Desa Sendangrejo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi dengan dunia industri guna mencetak lulusan SMK yang kompeten, berkarakter, dan siap memasuki dunia kerja.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI Dr. Indah Anggoro Putri, M.Bus, Ketua Yayasan Mitra Industri Mandiri Darwoto, SE, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Dr. Sadimin, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pati Bambang Agus, SH., MM, Kabid Ketenagakerjaan DPN APINDO Ir. Bob Azam, Ketua DPP APINDO Jawa Tengah Helmi Tas'an Wartono, Wakil Ketua I DPK APINDO Kabupaten Pati Ir. Rudi Cahyanto, ST, serta para kepala SMK se-Wilayah III Jawa Tengah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, seminar interaktif, hingga penutupan sesi pertama. Pada sesi kedua dilaksanakan penyambutan tamu, penampilan tari dari siswa SMK Mitra Industri 02 Pati, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT New Ratna Motor (Nasmoco), penyerahan bantuan CSR, pemutaran video, serta penyampaian keynote speech oleh Dirjen PHI dan Jamsostek Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Mitra Industri Mandiri, Darwoto, SE, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Menurutnya, program Pengusaha Mengajar menjadi sarana strategis untuk mempererat hubungan antara dunia pendidikan dengan dunia industri.
"Melalui program ini, para siswa SMK dapat mengenal dunia kerja sejak dini, memahami kebutuhan industri, serta memperoleh gambaran nyata mengenai kompetensi yang harus dimiliki agar mampu bersaing di dunia kerja," ujarnya.
Ia menambahkan, interaksi langsung antara pelaku usaha dan peserta didik diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai tantangan dalam penyiapan tenaga kerja, sekaligus melahirkan solusi bersama untuk menghasilkan lulusan yang terampil, profesional, dan siap mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas.
Program Pengusaha Mengajar APINDO merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kehadiran praktisi industri sebagai narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif dengan adanya monitoring dari aparat keamanan.
(Arikha)



0 Komentar