x

Misteri Kematian Sales Frozen Food di Kamar Kost Pati: Ditemukan Tak Bernyawa Saat Hendak Diajak Kerja

PATI – Warga Kampung Kranggan, Kelurahan Pati Kidul, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Selasa (9/6/2026) sore digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di kamar indekosnya.



Korban diketahui bernama Joko Sasmito (47), seorang sales produk makanan beku (frozen food) yang selama ini tinggal di Kamar Nomor 10 Kost Griya Adyatama di Jalan KH Wachid Hasyim Gang Kutilang, Pati.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh rekan kerja korban yang datang ke lokasi sekitar pukul 17.15 WIB untuk mengajak korban berangkat bekerja. Namun upaya menghubungi korban melalui telepon tidak mendapatkan respons.

Merasa curiga, saksi kemudian mendatangi kamar korban. Saat pintu kamar yang terbuka sedikit didorong, saksi dikejutkan oleh pemandangan korban yang sudah tergeletak terlentang di lantai kamar tanpa tanda-tanda kehidupan.

"Kondisi korban sudah tidak bergerak saat ditemukan," ungkap sumber di lokasi.

Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pemilik kost dan aparat kepolisian. Tidak lama kemudian, personel Polsek Pati bersama Unit Inafis Polresta Pati mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis Puskesmas Pati I tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter juga memperkirakan korban telah meninggal sekitar lima jam sebelum ditemukan.

Meski demikian, sejumlah pertanyaan masih mengemuka. Korban ditemukan seorang diri di dalam kamar dengan kondisi pintu tidak terkunci rapat. Tidak ada saksi yang mengetahui secara pasti aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan lebam mayat pada beberapa bagian tubuh yang dinilai merupakan proses alami pasca kematian. Tidak ditemukan luka akibat benda tajam, benturan keras, maupun tanda-tanda penganiayaan.

Pihak keluarga menyebut korban memiliki riwayat penyakit jantung. Keterangan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat gangguan kesehatan mendadak.

Kendati demikian, aparat kepolisian tetap melakukan serangkaian pemeriksaan standar guna memastikan tidak terdapat unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

"Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar sumber kepolisian yang menangani kejadian tersebut.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kematian mendadak dapat terjadi kapan saja, terutama bagi seseorang yang memiliki riwayat penyakit serius. Masyarakat juga diimbau segera melakukan pemeriksaan kesehatan berkala guna mengantisipasi risiko serangan jantung atau penyakit kronis lainnya.

(Sumadi)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html