HPMM Rohil Apresiasi Polda Riau Gagalkan Narkoba Rp9,8 Miliar dari Malaysia, Generasi Muda Terselamatkan

PEKANBARU – Himpunan Pemuda Mahasiswa Melayu Rokan Hilir (HPMM Rohil) memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Riau, khususnya Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba), atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkotika lintas negara yang diduga berasal dari Malaysia.


Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 6,94 kilogram sabu dan 969 cartridge etomidate dengan nilai ekonomis mencapai Rp9,8 miliar. Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata keseriusan aparat kepolisian dalam memerangi peredaran gelap narkotika yang mengancam masyarakat, khususnya generasi muda.

Ketua Umum HPMM Rohil, Mhd. Bakri, menyatakan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan prestasi yang patut diapresiasi oleh seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, langkah cepat dan tegas Ditresnarkoba Polda Riau telah menyelamatkan banyak generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

"Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Ditresnarkoba Polda Riau atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkotika senilai Rp9,8 miliar yang diduga berasal dari Malaysia. Ini merupakan bukti nyata hadirnya negara dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika," ujarnya.

HPMM Rohil menilai keberhasilan tersebut tidak hanya menunjukkan profesionalisme aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memutus jaringan peredaran narkotika internasional yang selama ini berupaya memanfaatkan wilayah pesisir Riau sebagai jalur masuk barang haram ke Indonesia.

Selain sabu, perhatian juga tertuju pada temuan cartridge etomidate yang belakangan menjadi salah satu modus baru penyalahgunaan zat berbahaya melalui rokok elektronik atau vape. Fenomena ini dinilai menunjukkan bahwa peredaran narkotika dan zat adiktif terus berkembang dengan berbagai cara yang menyasar kalangan remaja dan mahasiswa.

Karena itu, HPMM Rohil menekankan pentingnya penguatan edukasi, sosialisasi, dan kampanye pencegahan narkoba secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat umum.

Melalui Kepala Bidang Kajian Strategis dan Pengembangan SDM HPMM Rohil, Ade Nanda, organisasi tersebut menyatakan siap mendukung program-program pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dijalankan oleh Polda Riau, pemerintah daerah, maupun lembaga terkait.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemuda dan mahasiswa, untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba. Perang melawan narkotika bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab bersama demi mewujudkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing," tegasnya.

HPMM Rohil berharap keberhasilan Ditresnarkoba Polda Riau ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan cita-cita mewujudkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045 serta menjadikan Riau sebagai wilayah yang bersih dari peredaran narkotika.

(Jismar)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html