Dandim 0721/Blora Tinjau Rencana Marshaling Area Yonif Teritorial Pembangunan di Randublatung
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah persiapan dan pengecekan kesiapan sarana serta prasarana yang akan digunakan sebagai tempat penampungan sementara personel Yonif Teritorial Pembangunan sebelum satuan tersebut beroperasi secara penuh.
Di Kabupaten Blora sendiri, pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan terus menjadi perhatian pemerintah dan TNI. Selain pembangunan Yonif TP yang berlokasi di Desa Kedungwaru, Kecamatan Kunduran, juga direncanakan pembentukan Yonif TP di kawasan hutan RPH Bodeh, BKPH Beran, KPH Randublatung.
Peninjauan langsung yang dilakukan Dandim bertujuan memastikan kesiapan lokasi dan fasilitas pendukung agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. Keberadaan marshaling area dinilai penting sebagai pusat konsolidasi awal personel dan logistik sebelum menempati markas yang telah disiapkan.
“Kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pembentukan satuan baru. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengecekan secara langsung untuk memastikan seluruh kebutuhan dapat terpenuhi,” ujar Dandim dalam kesempatan tersebut.
Dengan adanya peninjauan lapangan ini, diharapkan seluruh aspek pendukung, baik infrastruktur, fasilitas penunjang, maupun kesiapan lokasi, dapat dipersiapkan secara optimal sehingga proses pembangunan dan pembentukan Yonif Teritorial Pembangunan di Kabupaten Blora dapat berjalan lancar serta sesuai target yang telah ditetapkan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut ADM KPH Randublatung, Rovi Tri Kuncoro, S.Hut., Danramil 09/Randublatung Kapten Inf Teguh Linarto, para Babinsa, serta anggota KPH Randublatung yang ikut mendampingi peninjauan lokasi.
Pembentukan Yonif Teritorial Pembangunan di wilayah Blora diharapkan dapat memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan pedesaan serta daerah strategis lainnya.
(Bambang)


0 Komentar