Budhe Rini Sambangi Korban Kebakaran di Wadung, Serahkan Bantuan dan Beri Semangat Bangkit
Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah dan usaha milik warga setempat.
Di hadapan para korban, Wakil Bupati menyampaikan rasa prihatin sekaligus memberikan dukungan moral agar para korban tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan.
"Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan semangat kepada bapak ibu yang mengalami musibah. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Tetap sabar dan ikhlas menerima ujian ini, mudah-mudahan ke depan panjenengan semua diberikan keadaan yang lebih baik," ujar Sri Setyorini.
Selain memberikan motivasi, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan yang dihimpun dari berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban korban.
Baznas Kabupaten Blora menyalurkan bantuan sebesar Rp7,5 juta kepada Satiran, salah satu korban yang mengalami kerugian terbesar akibat kebakaran. Sementara dua korban lainnya masing-masing menerima bantuan sebesar Rp5 juta.
Tidak hanya itu, para korban juga menerima bantuan paket sembako dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Blora serta bantuan tunai melalui program peduli sosial dari BPR BKK Blora.
Kepala Desa Kedungtuban, Irwan Teguh Pamungkas, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu warganya pascakebakaran.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blora, Baznas, BPBD, TNI, BPR BKK Kedungtuban, dan semua pihak yang telah memberikan bantuan kepada warga kami yang terkena musibah," katanya.
Menurut Irwan, semangat gotong royong warga terlihat begitu kuat sejak hari pertama kejadian. Masyarakat bersama-sama membersihkan puing-puing kebakaran dan membantu proses pembangunan kembali rumah yang terdampak.
"Sejak kebakaran terjadi, warga langsung bergotong royong membersihkan lokasi dan membantu mendirikan kembali rumah-rumah yang rusak. Solidaritas masyarakat sangat luar biasa," ungkapnya.
Usai menyerahkan bantuan, Wakil Bupati bersama rombongan meninjau tenda darurat yang didirikan oleh BPBD Kabupaten Blora serta menyapa warga yang tengah bergotong royong di lokasi kejadian.
Diketahui, kebakaran terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Api diduga berasal dari dapur rumah milik Satiran setelah penghuni rumah tertidur saat memasak nasi. Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Akibat peristiwa tersebut, dua unit rumah milik Satiran beserta warung pecel dan bengkel sepeda motor miliknya hangus terbakar. Rumah milik Yuliana juga ludes dilalap api, sementara sebagian rumah milik Sudirman mengalami kerusakan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp275 juta. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, petugas gabungan bersama warga berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.00 WIB.
Kehadiran Wakil Bupati beserta jajaran pemerintah daerah di tengah para korban diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi warga untuk segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
(Bambang)


0 Komentar