Tusuk Penjual Es Degan Hingga Bersimbah Darah, Pelaku Kini Diburu Polisi
JEPARA — Kasus penusukan brutal terhadap seorang penjual es degan di Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, mulai menemukan titik terang. Satreskrim Polres Jepara memastikan telah mengantongi identitas terduga pelaku dan kini tengah melakukan pengejaran intensif.
Korban diduga menjadi sasaran penusukan saat sedang beraktivitas seperti biasa di warungnya. Warga sekitar yang mendengar keributan langsung berhamburan menuju lokasi dan mendapati korban dalam kondisi mengenaskan.
Tubuh korban mengalami sejumlah luka tusuk dan bersimbah darah. Korban ditemukan terduduk lemas di lantai warung sambil menahan rasa sakit akibat serangan senjata tajam tersebut.
Warga yang panik segera memberikan pertolongan darurat sebelum korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M. Faizal Wildan Umar Rela, mengungkapkan bahwa pada awal pemeriksaan korban hanya mampu memberikan keterangan terbatas karena kondisi fisiknya masih lemah akibat luka serius yang dideritanya.
Dalam pemeriksaan awal, korban hanya menyebut pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna putih.
Namun setelah kondisi korban mulai membaik, polisi akhirnya memperoleh petunjuk penting yang mengarah pada identitas pelaku.
“Identitas terduga pelaku sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam pengejaran,” tegas AKP Wildan kepada jurnalis Metro8.News, Senin (11/5/2026).
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga aksi penusukan tersebut dipicu persoalan pribadi antara korban dan pelaku. Keduanya disebut pernah memiliki masalah di sebuah tempat hiburan sebelum insiden penyerangan terjadi.
Meski demikian, Satreskrim Polres Jepara masih terus mendalami motif sebenarnya di balik aksi kekerasan tersebut. Penyidik juga terus mengumpulkan alat bukti tambahan dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian.
Kasus ini memicu keresahan masyarakat karena aksi penusukan terjadi secara terang-terangan di siang hari dan di area yang cukup ramai aktivitas warga.
Warga berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku agar tidak menimbulkan ketakutan berkepanjangan di tengah masyarakat.
Polres Jepara memastikan proses pengejaran terus dilakukan dan meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku agar segera melapor kepada pihak kepolisian.
Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka tusuk yang dideritanya, sementara polisi terus memburu pelaku yang identitasnya telah dikantongi penyidik.
(Petrus)


0 Komentar