Sukses via Donohudan, 803 Jemaah Haji Blora Resmi Diberangkatkan
Pemberangkatan dilakukan sejak dini hari hingga pagi, dengan titik awal dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, jajaran Forkopimda, serta Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora.
Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan rasa syukur sekaligus doa bagi seluruh jemaah agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
“Alhamdulillah, sejak tadi malam hingga pagi ini kita telah memberangkatkan Kloter 44, 45, dan 46. Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, kami mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa para jemaah merupakan orang-orang terpilih, mengingat masa tunggu keberangkatan haji yang rata-rata mencapai 13 tahun.
“Ini adalah nikmat luar biasa yang patut disyukuri. Tidak semua orang mendapat kesempatan ini,” tambahnya.
Bupati turut berpesan kepada para ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) untuk menjaga kekompakan serta memperhatikan kondisi jemaah, terutama yang lanjut usia. Ia juga mengimbau seluruh jemaah untuk disiplin mengikuti jadwal dan arahan petugas haji.
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blora, H. Ali Muchyidin, M.Ag., menjelaskan bahwa khusus Kloter 46 terdapat 185 jemaah yang diberangkatkan ke Donohudan sebelum bergabung dengan jemaah dari Rembang.
“Insya Allah tiba di embarkasi sekitar pukul 13.00 WIB dan dijadwalkan terbang ke Jeddah besok pukul 13.15 WIB. Kami berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama di Makkah dan Madinah,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh jemaah dari tiga kloter telah diberangkatkan sesuai jadwal, yakni pukul 00.00 WIB untuk Kloter 44, pukul 05.00 WIB Kloter 45, dan pukul 08.00 WIB Kloter 46. Setibanya di Donohudan, para jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan.
Jumlah awal jemaah haji Blora tercatat sebanyak 801 orang, namun terdapat tambahan dua jemaah dari cadangan sehingga total menjadi 803 orang.
“Dua jemaah tambahan kemungkinan akan diberangkatkan pada kloter berikutnya, sekitar 20 Mei,” imbuhnya.
Meski demikian, satu jemaah dari Kloter 44 terpaksa dipulangkan ke Blora setelah hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan adanya gangguan ginjal.
Pihak Kementerian Haji dan Umrah mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah, mengingat aktivitas di Tanah Suci cukup padat dan membutuhkan stamina yang prima.
“Perbanyak minum air putih, jaga pola makan, dan istirahat yang cukup. Semoga seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur,” pungkasnya.
(Bambang)



0 Komentar