Pelantikan Pj Sekda Pati Digelar Tertutup, Publik Pertanyakan Transparansi Rotasi Jabatan

PATI — Pemerintah Kabupaten Pati resmi melakukan pergantian pejabat strategis di lingkungan birokrasi dengan melantik Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah baru pada Kamis (21/5/2026) pagi. Namun, pelaksanaan yang berlangsung tertutup memunculkan tanda tanya publik terkait transparansi proses pergantian jabatan di lingkup pemerintahan daerah.


Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan digelar di Ruang Pringgitan Dalam Pendopo Kabupaten Pati sekitar pukul 08.30 hingga 09.00 WIB. Pelantikan dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Candra.

Dalam agenda tersebut, Siti Subiati, S.H., M.H., resmi dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pati menggantikan Teguh Widyatmoko, A.P., M.Si.

Sejumlah pejabat internal turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Indriyanto, M.M., serta Asisten III Bidang Administrasi Umum A. Faisal, S.T., M.T.

Pergantian posisi Sekda ini merupakan bagian dari rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati yang didasarkan pada Surat Keputusan Nomor 821.2/1355 tertanggal 21 Mei 2026.

Namun berbeda dari pelantikan pejabat strategis pada umumnya yang terbuka dan disaksikan berbagai unsur pemerintahan maupun masyarakat, agenda kali ini justru dilakukan secara tertutup dan terbatas.

Situasi tersebut memicu spekulasi dan pertanyaan di kalangan publik mengenai alasan di balik minimnya akses informasi terhadap prosesi pelantikan pejabat tertinggi birokrasi daerah tersebut.

Sekretaris daerah merupakan posisi sentral dalam roda pemerintahan karena menjadi motor administrasi, pengendali kebijakan birokrasi, hingga penghubung antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, setiap pergantian jabatan Sekda lazimnya menjadi perhatian publik.

Pengamat pemerintahan daerah menilai keterbukaan informasi dalam proses rotasi jabatan penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

Meski demikian, selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan berarti.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah dan kebijakan yang akan diambil Pj Sekda baru, terutama di tengah berbagai isu strategis yang sedang berkembang di Kabupaten Pati, mulai dari tata kelola anggaran, infrastruktur, hingga polemik kebijakan terhadap sektor UMKM.

(Arikha)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html