Momentum Kenaikan Yesus Kristus Perkuat Kerukunan dan Toleransi Umat Beragama di Pati
Adapun gereja yang melaksanakan kegiatan sebagai berikut:
a. Gereja Isa Almasih, Jl. Dr. Wahidin, Kelurahan Pati Wetan, Kecamatan Pati, dengan penanggung jawab Pendeta Paulus Sugito, mengangkat tema “Hidup Dalam Roh Sebagai Sumber Anugerah”, diikuti jemaat kurang lebih 300 orang.
b. Gereja GKMI Winong, Jl. Kolonel Sunandar No. 20, Desa Winong, Kecamatan Pati, dengan penanggung jawab Pendeta Didik Hartono, mengangkat tema “Dia Pergi Untuk Kembali”, diikuti jemaat kurang lebih 80 orang.
c. Gereja Bethel Tabernakel Keluarga Allah, Jl. Sunan Kalijaga No. 12 Pati, Desa Sidokerto, Kecamatan Pati, dengan penanggung jawab Pdm. Yusuf Soewandi sekaligus pengisi firman, mengangkat tema “Bukti Ke-Tuhanan Yesus, Dia Naik ke Surga”, diikuti jemaat kurang lebih 120 orang.
d. Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI), Jl. Thamrin No. 1A Pati, Kampung Dosoman, Kelurahan Pati Wetan, Kecamatan Pati, dengan penanggung jawab Pdt. Michael Shalim, M.Th., mengangkat tema “A New Dawn, A New Hope” (Lukas 24:1–11), diikuti jemaat kurang lebih 200 orang.
e. Gereja GKSI Mahanaim, Jl. Tondonegoro No. 16A Pati, Kelurahan Pati Wetan, Kecamatan Pati, dengan penanggung jawab Pendeta Agus Telaumbanua, mengangkat tema “Ascension”, diikuti jemaat kurang lebih 200 orang.
Susunan acara ibadah sebagai berikut:
- a. Pembukaan dan Salam Damai
- b. Pujian dan Penyembahan
- c. Pembacaan Firman Tuhan tentang Kenaikan Yesus Kristus
- d. Khotbah/Perenungan Firman Tuhan
- e. Doa Syafaat dan Ucapan Syukur
- f. Persembahan Pujian dan Persembahan Jemaat
- g. Penguatan Iman dan Pengumuman Gereja
- h. Doa Penutup dan Berkat
Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
II. PENDAPAT PELAPOR
1. Analisa
a. Kegiatan ibadah Kenaikan Yesus Kristus di wilayah Kecamatan Pati berlangsung tertib dan mendapat antusiasme jemaat yang cukup tinggi, sehingga diperlukan pengamanan dan pemantauan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
b. Kehadiran aparat keamanan serta koordinasi yang baik antara pengurus gereja, TNI/Polri, dan unsur terkait mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
2. Kesimpulan
a. Ibadah berlangsung khidmat di gereja masing-masing dan berfokus pada perenungan kenaikan Yesus Kristus ke surga 40 hari setelah Paskah sebagai penyempurnaan karya keselamatan.
b. Ibadah peringatan Kenaikan Yesus Kristus menjadi momentum untuk menguatkan iman, membawa damai sejahtera, serta menegaskan kembali harapan akan janji Tuhan yang digenapi.
c. Kegiatan berjalan aman di tengah lingkungan masyarakat yang toleran, termasuk pada gereja yang berdekatan dengan tempat ibadah agama lain, sehingga menunjukkan harmonisasi kehidupan beragama yang baik di wilayah Kecamatan Pati.
d. Ibadah juga mengandung pesan moral untuk mengajak jemaat menjadi pembawa kasih, mempererat persaudaraan, serta menjaga toleransi di tengah masyarakat.
3. Langkah/Tindakan
a. Melaksanakan pemantauan dan pengamanan guna memastikan kegiatan ibadah berjalan aman, lancar, dan tertib serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
b. Melaksanakan koordinasi dengan pihak panitia gereja, TNI/Polri, serta unsur pengamanan lainnya dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan.
Redaksi.


0 Komentar