Transformasi Besar Jepara! Pasar Bangsri Diresmikan, Era Baru Ekonomi Rakyat Dimulai

JEPARA- pertapakendeng.com. 29 April 2026 – Momentum bersejarah akhirnya tiba. Setelah penantian panjang selama tujuh tahun, Pasar Bangsri resmi dibuka dan langsung diwarnai boyongan besar-besaran ribuan pedagang ke bangunan baru yang lebih modern, bersih, dan tertata.

Peresmian ini dipimpin oleh Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, yang akrab disapa Gus Hajar. Suasana penuh syukur dan kebersamaan tampak dalam tasyakuran yang digelar pedagang dan masyarakat.

Pasar Baru, Harapan Baru Ekonomi Bangsri

Perpindahan ini menjadi tonggak penting kebangkitan ekonomi lokal. Tanpa pungutan biaya, para pedagang kini menempati kios dan los baru dengan fasilitas yang lebih layak.

Dalam sambutannya, Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan harapan besar:

“Semoga pasar baru ini membawa semangat baru, rezeki yang lancar, dan keberkahan bagi para pedagang serta masyarakat Bangsri.”

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan pasar agar benar-benar menjadi pusat ekonomi yang nyaman dan berdaya saing.

Disperindag Optimistis Dongkrak Pendapatan Daerah

Kepala Disperindag Jepara, Anjar Jambore Widodo, mengungkapkan optimisme bahwa pasar baru ini akan berdampak signifikan pada peningkatan pendapatan.

“Target pendapatan pasar meningkat dari Rp8 miliar di 2025 menjadi Rp10,1 miliar di 2026,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, keberhasilan Pasar Bangsri diharapkan menjadi pemicu peningkatan kinerja 21 pasar lainnya di Jepara.

Tak hanya itu, Pemkab Jepara juga tengah mengajukan revitalisasi 16 pasar ke pemerintah pusat, dengan lima pasar prioritas menunggu realisasi melalui Instruksi Presiden.

Kekuatan Gotong Royong Pedagang

Ketua paguyuban pedagang, H. Nurkholis, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses boyongan.

Ia menegaskan bahwa kekompakan antara pedagang dan pemerintah menjadi kunci sukses perpindahan ini.

“Semoga pasar ini membawa keberkahan, menambah rezeki, dan menjadikan pedagang semakin maju,” ungkapnya.

Simbol Transformasi Pasar Tradisional

Pasar Bangsri kini tidak sekadar tempat jual beli, tetapi simbol transformasi pasar tradisional menuju pusat ekonomi modern yang lebih tertata dan manusiawi.

Dengan fasilitas yang lebih baik, lingkungan yang bersih, serta dukungan penuh pemerintah, pasar ini diharapkan menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Bangsri dan sekitarnya.

Peresmian Pasar Bangsri bukan hanya soal bangunan baru, tetapi tentang harapan baru, semangat baru, dan kebangkitan ekonomi rakyat.

Langkah nyata Muhammad Ibnu Hajar ini menjadi sinyal kuat bahwa Jepara terus bergerak menuju tata ekonomi yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html