Rajut Kembali “Benang yang Kusam”, Warga Candisewu Gelar Halal Bihalal dan Santunan Humanis
Acara yang dipandu oleh Titis Mustika ini menjadi momentum penting bagi warga untuk bersinergi dengan pemerintah setempat sekaligus memulihkan hubungan sosial yang sempat merenggang.
Lurah Bambankerep, Agung Susilo, SE., hadir didampingi Ketua TP PKK Bambankerep, Yeni. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sarat makna, serta memanfaatkan momen bulan Syawal untuk memohon maaf kepada warga atas segala kekurangan pelayanan.
“Kami berharap warga terus bersinergi. Ketua RT diharapkan menjadi jembatan yang efektif untuk menyalurkan program pemerintah sekaligus menampung ide-ide kreatif demi kemajuan kampung,” ujarnya.
Ketua RT 03 RW 05, Sriyanto, menegaskan bahwa kampung bukan sekadar deretan rumah, melainkan keluarga besar. Ia mengajak warga merajut kembali “benang-benang yang kusam” akibat perselisihan selama setahun terakhir menjadi satu kain yang indah dan kuat. Selain itu, ia juga mendorong penguatan kepedulian sosial melalui santunan humanis agar tidak ada warga yang mengalami kesulitan tanpa diketahui tetangga.
Ketua RW 05, Wahab Syahroni, turut memberikan apresiasi atas gotong royong warga yang bahu-membahu dalam tenaga maupun dana. Dalam tausiahnya, ia menjelaskan bahwa Halal Bihalal merupakan tradisi khas Indonesia untuk saling memaafkan.
“Tujuannya agar tidak ada lagi ganjalan di hati, sehingga kebersamaan warga benar-benar erat,” jelasnya sebelum memimpin doa bersama dalam suasana khusyuk.
Menjelang penutupan, suasana haru menyelimuti lokasi saat seluruh warga bersalam-salaman. Diiringi lagu rohani, momen tersebut mempertegas keharmonisan warga Kampung Candisewu. Acara ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai simbol keberkahan dan kerukunan. 🍽️
Dengan berakhirnya kegiatan ini, warga RT 03 RW 05 Bambankerep berkomitmen menjaga semangat gotong royong dan silaturahmi dalam kehidupan sehari-hari.
(Sriyanto)



0 Komentar