“62 Tahun Pemasyarakatan: Lapas Pati Tegaskan Kerja Nyata, Bukan Sekadar Seremoni”
Rangkaian kegiatan virtual berlangsung tertib dan khidmat. Acara diawali dengan pembukaan dan laporan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, dilanjutkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), pengukuhan pengurus P3I, pemberian penghargaan, serta penyaluran bantuan sosial dan gerobak kepada keluarga warga binaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur, sekaligus penguatan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan.
Selain mengikuti kegiatan virtual, Lapas Kelas IIB Pati juga menggelar rangkaian kegiatan secara langsung. Kegiatan tersebut meliputi pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan kepada pegawai berprestasi, penyaluran bantuan sosial bagi warga binaan, penyerahan beasiswa INKOPASINDO, bantuan gerobak, serta pembagian hadiah lomba olahraga antarpegawai.
Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi cerminan nyata pengabdian jajaran pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan yang humanis dan berdampak bagi masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat nilai kemanusiaan dalam pemasyarakatan.
“Di balik setiap langkah pengabdian, kami menanam harapan yang tak pernah padam—bahwa pemasyarakatan bukan sekadar tugas, melainkan ikhtiar memanusiakan manusia, menyalakan kembali cahaya bagi mereka yang sempat redup, serta merajut masa depan yang lebih bermakna,” ujarnya.
(Ahmad Jarmin)



0 Komentar