Sentuhan Hati Junarso: PDI-P Jepara Rangkul Difabel, Wujudkan Komitmen Nyata Pemberdayaan
Kegiatan penuh kehangatan tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC, PAC, Fraksi DPRD Kabupaten Jepara, serta Sahabat Difabel yang tergabung dalam komunitas Sadiva (Sahabat Difabel Jepara) dengan jumlah kehadiran sekitar 25 orang.
Dalam suasana buka puasa bersama yang sarat makna, Junarso menyampaikan apresiasi mendalam kepada para sahabat difabel yang dinilainya memiliki semangat luar biasa dalam menjalani kehidupan. Dengan penuh ketulusan, ia mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk memberikan penghormatan dan perhatian yang lebih besar kepada mereka.
“Dengan rendah hati, saya sangat mengapresiasi Sahabat Sadiva. Semangat mereka luar biasa. Mari kita beri penghormatan dan dukungan nyata bagi saudara-saudara kita,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi penegasan komitmen nyata PDI Perjuangan Jepara dalam membangun hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan dengan komunitas difabel. Junarso menegaskan bahwa kedekatan yang telah terjalin tidak boleh berhenti pada simbolis, melainkan harus diwujudkan dalam langkah konkret pemberdayaan.
Ia juga menekankan pentingnya peran Fraksi PDI-P di DPRD Jepara untuk turut mengawal dan memaksimalkan program-program yang berpihak kepada penyandang disabilitas. Menurutnya, keberpihakan kepada kelompok rentan adalah bagian dari nilai perjuangan yang harus terus dijaga.
“Saya berharap hubungan Fraksi PDI-P dengan Sahabat Sadiva bisa kita maksimalkan. InsyaAllah, kami siap bersama-sama memberdayakan teman-teman difabel di Kabupaten Jepara secara lebih maksimal,” tegasnya.
Momentum Ramadhan ini menjadi ruang refleksi bahwa keberkahan sejati lahir dari kebersamaan, kepedulian, dan keberanian untuk merangkul semua kalangan tanpa terkecuali. Kehadiran Sahabat Sadiva dalam acara tersebut bukan hanya sebagai tamu, tetapi sebagai bagian penting dari perjalanan sosial dan kemanusiaan yang diperjuangkan bersama.
Langkah yang diambil Junarso ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, karena dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi pada politik, tetapi juga pada nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang terus dijaga, PDI Perjuangan Jepara diharapkan mampu menjadi jembatan harapan bagi para difabel untuk memperoleh ruang, kesempatan, dan pemberdayaan yang lebih luas di tengah masyarakat.
Petrus



0 Komentar