Mengarak Damai, Menyambut Kasih: Sukacita Palma di Stella Maris
*JEPARA* pertapakendeng.com – Perayaan Minggu Palma 2026 di Paroki Stella Maris Jepara berlangsung penuh khidmat, sukacita, dan semangat iman yang mendalam, Minggu (29/03/2026). Umat Katolik dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah yang menandai dimulainya Pekan Suci, mengenangkan masuknya Tuhan Yesus ke Yerusalem sebagai Raja Damai.
Prosesi diawali dengan pemberkatan daun palma yang dilaksanakan di halaman SD Kanisius Jepara. Umat dengan penuh penghayatan mengangkat daun palma sebagai simbol kemenangan, penghormatan, dan harapan akan keselamatan.
Setelah pemberkatan, perarakan dilanjutkan menuju Gereja Katolik Stella Maris Jepara. Dalam nuansa sederhana namun sarat makna, Romo Andre sebagai imam diarak menaiki becak, diiringi seluruh umat yang berjalan bersama sambil melambaikan daun palma dan melantunkan pujian. Momen ini menggambarkan kerendahan hati Kristus yang memasuki Yerusalem, sekaligus menjadi ungkapan iman umat yang menyambut Sang Raja Damai.
Perarakan Minggu Palma memiliki makna yang sangat mendalam, antara lain sebagai:
Penyambutan Yesus sebagai Raja, dengan daun palma sebagai simbol kemenangan dan kehormatan.
Peringatan masuknya Yesus ke Yerusalem, sebagaimana tertulis dalam Injil.
Simbol kemenangan dan kehidupan abadi, yang meneguhkan harapan iman umat akan keselamatan.
Awal Pekan Suci, perjalanan rohani menuju sengsara, wafat, dan kebangkitan Kristus.
Ungkapan iman melalui seruan “Hosana”, sebagai doa keselamatan kepada Tuhan.
Misa Minggu Palma yang dipimpin oleh Romo Paroki, R.P. Adrianus Sulistyono, M.S.F., mengangkat tema renungan “Kasih di Salib” dengan bacaan Injil dari Matius 26:14–27:66.
Dalam homilinya, umat diajak untuk merenungkan kisah sengsara dan wafat Yesus sebagai wujud kasih sejati. Bukan sekadar kisah sejarah, tetapi panggilan iman untuk memahami arti pengorbanan yang tulus. Yesus menunjukkan kasih yang tidak bersyarat—rela menderita, ditolak, bahkan wafat demi keselamatan umat manusia.
“Di tengah dunia yang sering mengukur kasih dari kenyamanan dan keuntungan, Yesus justru menghadirkan kasih yang total, yang memberi diri sepenuhnya,” menjadi pesan kuat dalam perayaan tersebut.
Minggu Palma ini juga menjadi awal perjalanan menuju puncak Pekan Suci, yang akan dilanjutkan dengan:
Kamis Putih (2 April 2026)
Jumat Agung (3 April 2026)
Sabtu Suci (4 April 2026)
Usai perayaan misa, kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan gratis yang disambut antusias oleh umat. Ketua tim pelayanan, dr. Cosmas Gedsa Pramantya, menjelaskan bahwa layanan meliputi donor darah, pemeriksaan tekanan darah, tes kolesterol, asam urat, dan pemeriksaan kesehatan lainnya.
Pelayanan ini ditangani langsung oleh tenaga medis, di antaranya dr. Cosmas, dr. Roni, dan dr. Ana. Umat tampak rela antre untuk mendapatkan pemeriksaan, bahkan sebagian dengan sukarela mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian dan kasih kepada sesama.
Perayaan Minggu Palma di Paroki Stella Maris Jepara tidak hanya menjadi momen liturgis, tetapi juga wujud nyata iman yang hidup—iman yang tidak berhenti di altar, tetapi diwujudkan dalam pelayanan, kepedulian, dan kebersamaan.
Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan.
Petrus
x



0 Komentar