Buka Puasa Forkopimda–Wartawan, Bupati Wiwit Ajak Media Besarkan Nama Jepara

JEPARA- pertapakendeng.com  – Suasana kebersamaan dan penuh keakraban mewarnai acara silaturahmi dan buka puasa bersama antara unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan para wartawan yang berlangsung di Pendopo Kartini, Kabupaten Jepara, Rabu (12/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan insan pers dalam membangun serta mempromosikan potensi daerah.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Witiarso Utomo yang akrab disapa Mas Wiwit, Ketua DPRD Agus Sutisna, Kepala Kejaksaan Negeri Agung Bagus Kade Kusimantara, Wakapolres Edy Sutrisno, Danramil 05/Mayong Kapten Inf. Alek Efendi, Sekda Jepara Ary Bachtiar, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara  H. Akhsan Muhyiddin, serta para wartawan dari berbagai media di Jepara.

Bupati Ajak Media Promosikan Potensi Jepara

Dalam sambutannya, Bupati Witiarso Utomo menekankan pentingnya peran media dalam memperkenalkan potensi Jepara kepada masyarakat luas, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Ia berharap para wartawan tidak hanya menjalankan fungsi pemberitaan, tetapi juga mampu menghadirkan narasi yang kuat untuk mempromosikan kekayaan daerah.

Menurutnya, Jepara memiliki banyak potensi yang dapat diperkenalkan kepada publik, mulai dari kuliner khas, seni ukir, hingga destinasi wisata unggulan seperti Karimunjawa.

“Media memiliki peran strategis untuk mengenalkan Jepara lebih luas. Potensi kita sangat besar, mulai dari wisata, kuliner, hingga kerajinan ukir. Semua ini bisa dipromosikan agar Jepara semakin dikenal luas di tingkat nasional,” ujar Mas Wiwit.

Bupati juga mengajak para wartawan untuk sering berdiskusi bersama pemerintah daerah guna menggali ide dan gagasan dalam membangun citra positif Jepara.

Karimunjawa Jadi Andalan Pariwisata

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan perkembangan sektor pariwisata, khususnya di Karimunjawa yang terus menunjukkan peningkatan kunjungan wisatawan.

Data tahun ini mencatat sekitar 100 ribu wisatawan berkunjung ke Karimunjawa, terdiri dari sekitar 19 ribu wisatawan mancanegara dan 81 ribu wisatawan domestik.

Untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan, pemerintah daerah juga tengah membangun Inpres Jalan Daerah (IJD) di Karimunjawa, Jepara, difokuskan pada peningkatan kualitas dan perbaikan jalan sepanjang 24,7 hingga 25 kilometer. Proyek tahun anggaran 2025-2026 ini, termasuk Jalan Dalam Kota sepanjang 7,2 km, bertujuan memuluskan akses di pulau terluar dengan anggaran yang diusulkan mencapai sekitar Rp72 miliar.

“Kalau kawasan wisata tertata dengan baik, tentu akan meningkatkan daya tarik wisatawan untuk datang dan tinggal lebih lama di Jepara,” jelas Bupati.

Ia berharap wisatawan tidak hanya menginap satu malam, tetapi bisa tinggal lebih lama sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Media Didorong Perkuat Narasi Promosi

Bupati juga berharap Dinas Komunikasi dan Informatika dapat menghadirkan para pakar atau senior wartawan untuk memberikan pelatihan kepada jurnalis lokal.

Pelatihan tersebut dapat berupa seminar tentang:

  • strategi promosi wisata,
  • pengembangan narasi kuliner khas,
  • promosi seni ukir Jepara,
  • hingga penguatan storytelling potensi daerah.

Dengan demikian, wartawan memiliki keahlian khusus dalam memproduksi konten yang mampu mengangkat citra Jepara secara lebih kuat dan menarik.

Kejaksaan Ingatkan Marwah Pers

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, Agung Bagus Kade Kusimantara, menegaskan pentingnya menjaga integritas profesi wartawan.

Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang Pers menjamin kebebasan pers, namun juga menuntut tanggung jawab dan profesionalitas.

Menurutnya, wartawan adalah pihak yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

“Pers adalah sumber informasi yang dapat dipercaya. Jika ada oknum yang menyalahgunakan profesi wartawan untuk kepentingan tertentu, silakan laporkan. Kita harus menjaga marwah pers,” tegasnya.

DPRD: Media Mitra Pengawasan

Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, juga menyampaikan bahwa insan pers memiliki fungsi yang sejalan dengan DPRD, yakni sebagai pengawas jalannya pemerintahan.

Ia menilai media berperan penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara objektif dan seimbang.

“Kalau ada kebijakan yang kurang baik, mari kita kritisi bersama. Tetapi jika ada capaian dan prestasi pembangunan, mari juga kita sampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah saat ini sedang fokus pada pembangunan infrastruktur, termasuk program Jepara mulus, yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan perekonomian daerah.

Polres: Jepara Punya Potensi Luar Biasa

Sementara itu, Wakapolres Jepara, Kompol Edy Sutrisno, yang baru sekitar satu tahun bertugas di Jepara mengaku kagum dengan potensi daerah ini.

Menurutnya, Jepara memiliki modal besar untuk berkembang, mulai dari kekayaan sejarah, budaya, wisata, hingga fasilitas perhotelan yang memadai.

Ia juga menilai kondisi keamanan di Jepara relatif kondusif berkat dukungan masyarakat dan kerja sama berbagai pihak.

“Kami mengajak seluruh elemen, termasuk media, untuk terus bersinergi menjaga keamanan dan mendukung pembangunan Jepara,” katanya.

Komitmen Bersama Bangun Jepara

Acara silaturahmi dan buka puasa bersama ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan insan pers untuk membangun Jepara yang lebih maju.

Bupati Witiarso Utomo menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pihak untuk bersatu dalam semangat membangun daerah.

“Dengan kebersamaan dan sinergi semua pihak, Insya Allah Jepara akan menjadi daerah yang makmur, unggul, lestari, dan religius,” pungkasnya.

Petrus

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html