Pemotongan Tumpeng dan Nasi Kuning Memperingati Hari Pers Nasional dan HUT IWOI ke 8
JEPARA, Senin (9/2/2026) Dalam Rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), jajaran pengurus DPD (Dewan Pimpinan Daerah) IWOI Kabupaten Jepara menggelar rangkaian kegiatan religius dan budaya. Kegiatan dipusatkan di kompleks makam sesepuh Desa Kawak, Mbah Buyut Kawak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.
Acara ziarah kubur dan doa bersama adalah sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh pemuka wilayah setempat. Suasana khidmat menyelimuti pelataran makam saat para jurnalis online ini memanjatkan doa untuk keberkahan organisasi dan kemajuan pers di Bumi Kartini.
Usai prosesi ziarah, acara dilanjutkan dengan tasyakuran pemotongan tumpeng secara sederhana namun penuh kekeluargaan. Momentum ini menandai delapan tahun kiprah IWOI secara nasional dalam mengawal demokrasi melalui pemberitaan yang akurat.
Ketua DPD IWOI Jepara, Edi Wibowo yang akrab disapa Edy Putra, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi makam Mbah Buyut Kawak sebagai tempat tasyakuran memiliki makna filosofis yang dalam.
"Di usia ke-8 ini, IWOI harus semakin matang. Kami memilih ziarah dan tasyakuran di makam sesepuh agar setiap anggota memiliki landasan moral yang kuat. Kita merayakan milad bukan dengan hura-hura, tapi dengan rasa syukur kepada Tuhan dan penghormatan kepada sejarah," tegasnya.
Mbah Buyut Kawak dipercaya masyarakat setempat sebagai ulama kharismatik sekaligus tokoh penting di balik tradisi Jembul Kawak. Beliau adalah simbol kerukunan dan kemakmuran bagi warga sekitar. Keberadaannya di masa lampau menjadi bukti betapa pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan kekuatan spiritual.
"Kami datang ke sini untuk 'ngangsu kawruh' (menimba ilmu) secara spiritual. Mbah Buyut Kawak adalah teladan tentang pengabdian tanpa pamrih kepada masyarakat. Itulah semangat yang ingin kami bawa dalam profesi wartawan di IWOI," pungkas Edy Putra Ketua DPD IWOI Jepara
Dalam sambutannya, Ketua DPD IWOI Jepara juga menekankan beberapa poin penting di HUT ke-8 ini:
Integritas: Wartawan IWOI Jepara harus tetap menjadi garda terdepan dalam melawan berita bohong (hoaks).
Profesionalisme: Terus meningkatkan kapasitas jurnalis online agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi.
Melalui doa di makam sesepuh, anggota diajak untuk selalu berempati terhadap persoalan masyarakat kecil.
Acara tasyakuran ini ditutup dengan ramah tamah antar anggota. Dengan bertambahnya usia yang ke-8, IWOI Jepara berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna menciptakan kondusivitas wilayah melalui informasi yang sehat dan edukatif.
Reporter : Suprapto.
x



0 Komentar