x

"A Broken Vessel and The Potter's Hand" Kisah Seorang mantan ODGJ 'Depresi Berat' hingga memimpin berbagai Organisasi besar

"A Broken Vessel and The Potter's Hand", 

Tepatnya Kisah Seorang Donny Andretti mantan Orang Dengan Gangguan Jiwa 'Depresi Berat' berhasil melahirkan berbagai 'Perkumpulan' dalam waktu kurang dari 2 tahun, dan anggotanya saat ini menembus lebih dari 1800 orang, dan Banyak memberi bantuan hukum & beasiswa PKPA UPA SUMPAH, Sertifikasi Non Akademik, serta sering melakukan aksi sosial, dll.

A Broken Vessel (Bejana/Wadah yang rusak / pecah / hancur)

The Potter's Hand (Tangan SANG PEJUNAN / AHLI TANAH LIAT), Minggu, 15 Februari 2026, Adv. Donny Andretti Ketua Umum FERADI WPI, ditemui rekan wartawan.


Hari ini tercatat di database Kemenkumham R.I. Berbagai Organisasi / Perkumpulan antara lain :

  • - Organisasi Paralegal & Advokat, FERADI WPI
  • - Organisasi Mediator, FERADI MEDIATORE
  • - Organisasi PERS, KAWAN JARI (Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia)
  • - Organisasi Pecinta Tatto, PMBI (Perkumpulan Masyarakat Bertato Indonesia)
  • - Media Online www.kawanjarinews.com
  • - Firma Hukum SUBUR JAYA & REKAN
  • - PT. Kawan Jari Grup

Total anggota seluruh Indonesia lebih dari 1800 anggota dan terus bertambah.

  • Berhasil mengadakan kerjasama dengan beberapa Universitas untuk mempermudah anggota²nya Kuliah dengan jalur khusus.
  • Berhasil mengadakan PKPA ( Pendidikan Khusus Profesi Advokat ) bekerja sama dengan beberapa Fakultas Hukum ternama.
  • Berhasil mengadakan Pendidikan / Sertifikasi Non Akademik, dimana lulusannya berhak menyandang gelar Non Akademik C.PFW ( Certified Paralegal of FERADI WPI ), C.MDF (Certified Mediatore of FERADI MEDIATORE ), C.JKJ ( Certified Journalist of KAWAN JARI)

  • Berhasil memberikan banyak beasiswa Pendidikan Non Akademik, dan PKPA UPA SUMPAH Advokat
  • Lulusan FERADI MEDIATORE berhasil diterima menjadi Mediator Non Hakim di Pengadilan di Indonesia.
  • Berhasil mengadakan Penyumpahan Advokat di Pengadilan Tinggi di Indonesia.
  • Berhasil menggerakan Anggota2nya untuk berbagi makanan bergizi gratis kepada sesamanya yang membutuhkan
  • Berhasil memberi lapangan pekerjaan dan profesi baru kepada anggota²nya.
  • Berhasil mencetak Pemberi Bantuan Hukum di berbagai area dengan mendirikan PUSAT BANTUAN HUKUM ( PBH ) FERADI WPI.
  • Melahirkan wartawan wartawan yang memiliki ilmu jurnalistik dan memahami UU Pers serta Kode Etik Jurnalistik.
  • Menolong banyak orang menyelesaikan permasalahan hukumnya.
  • dan masih banyak lagi pencapaian lainnya.

Berawal dari Organisasi Advokat & Paralegal FERADI WPI yang resmi terdaftar Kemenkumham RI pada April 2024. Lalu lahirlah berbagai Organisasi Lainnya.

Ketika ditanya rekan Wartawan, Apa rahasia kesuksesan seorang Donny Andretti?

Sambil berlinang airmata Donny menjawab :

"Saya masih teringat masa gelap saya. Ketika itu saya 1 bulan penuh tidak bisa tidur, ketakutan & kepanikan yang tidak bisa saya jelaskan menguasai hidup saya sepanjang hari, saya benar benar tidak bisa bekerja, saya coba segala cari untuk mencari kesembuhan, dan akhirnya saya konsultasi dengan Dokter Jiwa. Dan dokter mendiagnosa saya dengan Gangguan Jiwa Berat yaitu *Depresi Berat*, semenjak hari itu hidup saya ketergantungan dengan obat dari dokter agar bisa tidur, itupun tidur yang singkat, dimana setiap kali efek obat tersebut hilang saya terbangun dan terjaga kembali dan gangguan jiwa saya menyergap saya kembali sehingga saya benar benar tidak bisa bekerja. Hidup saya hanya saya habiskan dengan makan, main PS, dan tidur. "Kamu lelaki tidak bisa bekerja, Potong saja Tanganmu, Potong saja kakimu!" Orang terdekat saya yang seharusnya menopang dan mengangkat saya justru melontarkan kata kata yang membuat saya semakin terpuruk. Hari hari itu selain berprofesi sebagai Advokat saya juga memiliki Sebuah Toko, kondisi toko sepi, dan kondisi perekonomian saya semakin buruk, karena saya Sama sekali tidak bisa bekerja, tidak bisa menganalisa kasus, tidak bisa jualan karena semua harga dagangan saya lupa, untuk menopang kehidupan, tabungan, dan perhiasan tergerus. Hingga saya ingat saya di titik dompet saya kosong, tabungan saya 0 ( nol ) saldo nya. Perhiasan saya dijual untuk menyambung hidup keluarga. Sekitar 1,5 tahun saya menderita sakit jiwa, sama sekali saya tidak bisa bekerja,

Hingga suatu pagi, tiba tiba saya bangun siang dan seharian itu saya bisa bahagia dan tidak ada ketakutan sama sekali, saya mulai coba tidak meminum 5 butir obat yang harus saya minum agar bisa tidur, dan seminggu saya coba tanpa obat, saya bisa Normal tidak ketakutan dan bisa tidur dengan sendirinya, hingga satu plastik penuh persediaan obat saya, saya buang sampah.

Saya tiba tiba sembuh. Kalau tidak salah sekitar bulan Oktober 2023 saya mengalami kesembuhan.

Dari situ saya mulai pelan pelan aktif kembali dalam profesi Advokat. Desember 2024 pertama kali saya berkenalan dengan aplikasi Tiktok. Dimana ternyata Melalui Tiktok jalan TUHAN saya mengangkat hidup dan rejeki saya. Saya mulai mebuat vt tentang edukasi hukum, membuka anggota paralegal / asisten advokat dan mengadakan pelatihan hukum setiap Senin malam melalui Google Meet. Lalu bertambah lah anggota dengan latar belakang Advokat dan Paralegal yang bergabung hingga April 2024 kami mendaftarkan diri Di Kemenkumham RI sebagai Perkumpulan Advokat FERADI WPI. Keajaiban demi Keajaiban terus saya alami, tiba tiba TUHAN beri saya ide untuk mengurus ijin Organisasi Media Ikatan Wartawan Jagat Raya Indonesia ( KAWAN JARI ) , Organisasi Mediator ( FERADI MEDIATORE ) , Organisasi Perkumpulan Masyarakat Bertato Indonesia ( PMBI ) , Firma Hukum Subur Jaya dan Rekan , PT. Kawan Jari Grup, Media online www.kawanjarinews.com. Dan saat ini dari semua itu telah menjadi alat untuk menolong mereka membutuhkan bantuan. Selain mendatangkan rejeki baik bagi saya maupun bagi anggota yang bergabung, juga ada sisi sosial dimana melalui Organisasi yang ada kami mengadakan bantuan hukum cuma cuma bagi yang memang benar benar membutuhkannya, dan juga beasiswa tepat sasaran bagi yang membutuhkan, dan mereka yang kita beasiswa telah Berhasil menjadi Advokat dan Mediator Non Hakim. Banyak kisah kisah menyentuh hati ketika ada anggota dengan kondisi hancur terpuruk bergabung di Kami, dan dengan berjalan nya waktu melalui pendidikan hukum setiap senin malam, melalui magang terbuka, banyak hidup yang awalnya berantakan, mulai tertata kembali, mulai bangkit kembali, bahkan ada beberapa yang awalnya pengangguran ketika bergabung dan kini justru bisa bekerja memberi layanan jasa hukum profesional. Kami juga selain mengadakan pelatihan pendidikan hukum, kami juga mengadakan pendidikan pelatihan Jurnalistik dan Mediasi.

Suatu ketika saya mengantar istri saya belanja di sebuah swalayan. Ketika itu saya melihat istri saya membeli kebutuhan dapur dan rumah. Tiba tiba air mata saya mengalir deras, saya tau dan tau, kalau bukan karena TUHAN , hari ini saya tidak punya apa apa , semua kenikmatan yang saya dan keluarga saya dan keluarga besar saya boleh nikmati hari ini, bukanlah karena kehebatan / kekuatan manusia saya , tapi murni karena Anugrah dan Kemurahan TUHAN semata. Dan semua Organisasi yang saya Pimpin saya sadar bukan karena kemampuan bukan karena kuat gagah saya tapi semata karena TUHAN yang kehendaki. A broken heart making HIS story. Saya ini Hidup dan Hati yang hancur berkeping keping. Tapi di Tangan Sang AHLI, kepingan kepingan hidup saya yang berantakan dan amburadul, Sang MAESTRO , Sang Ahli Periuk Tanah Liat menyentuk pecahan hidup saya dan membentuk nya menjadi seperti hari ini. Saya teringat sebuah ayat dari Kitab Suci yaitu dari kitab Yeremia 18:3-4 'Lalu pergilah aku ke rumah tukang periuk, dan kebetulan ia sedang bekerja dengan pelarikan. Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya.'

Hidup saya sudah Rusak dan Hancur, Hidup saya sudah gagal, Jiwa saya sakit, tapi TUHAN punya rencana lain, saya kira Kisah saya berakhir dan selamanya saya akan berdamai dengan sakit jiwa saya hingga ajal saya. Ternyata TUHAN sembuhkan saya, dan tidak hanya disembuhkan, TUHAN berkati saya, TUHAN percayai saya memimpin FERADI WPI, dan berbagai Organisasi Lainnya. Tuhan temukan saya dengan orang orang hebat yang memiliki hati untuk bangsa ini." Ujar Donny sambil mengusap air mata di pipinya.

Ketika insan pers meminta agar Donny Andretti memberikan pesan kepada pemirsa agar bisa mengalami kesuksesan juga, maka Sambil menghela nafas panjang berusaha menenangkan diri karena air matanya, Donny menjawab :

"Setelah perenungan pribadi yang cukup panjang, saya ingin menyampaikan beberapa hal yaitu:

  1. Miliki Sikap Hati Yang Benar. Ketika menjalani hidup, menghadapi masalah, bekerja berprofesi, hati kita harus senantiasa mengandalkan TUHAN, jangan pernah andalkan kekuatan sendiri, kenalan, jabatan, pengalaman masa lalu, ataupun kekayaan. Dan sadari semua keberhasilan kita adalah pemberian TUHAN. 
  2. Hormati, cintai, sayangi, muliakan, jaga Orang tua kita.
  3. Hukum tabur tuai, dari setiap rejeki yang kita terima, sisihkan sebagian untuk ditaburkan ke sesama yang membutuhkannya.
  4. Setia dengan belahan jiwa kita
  5. Cintai bangsa ini, ingini hal hal yang baik untuk bangsa ini.

Saya mencintai Indonesia. Banyak hal baik di hati saya yang saya rindukan untuk saya lakukan untuk Bangsa ini. Beberapa impian saya yang saya rindukan bisa lahir dari FERADI antara lain :

  1. Dapur umum dimana non stop setiap siang ada makan siang gratis bagi yang datang.
  2. Sekolahan dan Universitas yang memberi beasiswa penuh bagi yang membutuhkannya.
  3. Rumah sakit dengan fasilitas terbaik dan bisa memberi layanan cuma cuma tanpa membedakan perlakuan kepada yang membutuhkannya.
  4. Pelatihan Kerja dan Ketrampilan bagi mereka yang pengangguran agar bisa ber wira usaha membuka lapangan kerja secara mandiri.
  5. Rumah rehabilitasi dari ber bagai keterikatan.
  6. Panti asuhan dan Panti Jompo.


Saya yakini impian di hati dan pikiran saya ini suatu ketika bisa terealisasi bila TUHAN kehendaki. Amin," ujar Donny lirih.

Demikian kisah seorang yang pernah hancur dan di titik terendah dan diangkat TUHAN sejauh ini. 

(Sukindar)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html