Bantuan Bencana Angin Puting Beliung di Desa Tambah Agung, Tak Kunjung Cair Meski Sudah 9 Bulan Berlalu
Bantuan sebesar Rp100 juta, yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan dijanjikan oleh Kepala Desa Tambah Agung untuk membantu perbaikan rumah warga terdampak, hingga kini belum dicairkan. Padahal, banyak rumah warga mengalami kerusakan parah akibat terjangan puting beliung tersebut.
Saat tim Media menyambangi warga Dukuh Sono, yakni MT (35) dan PJ (50), keduanya mengaku hanya mendapat janji tanpa realisasi.
Menurut mereka, Kepala Desa berulang kali menyampaikan bahwa bantuan akan segera cair, namun kenyataannya hingga sekarang belum ada kejelasan.
“Kepala desa hanya janji-janji saja. Sudah hampir sembilan bulan, tapi bantuan tidak pernah terealisasi,” ungkap salah satu warga.
Mendapatkan keluhan tersebut, LSM HARIMAU bersama Media berupaya melakukan klarifikasi kepada Kepala Desa Tambah Agung. Namun hasilnya sama — hanya janji tanpa kepastian waktu pencairan.
Sebagai bentuk tindak lanjut, LSM HARIMAU telah mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada Inspektorat Kabupaten Pati serta Kejaksaan Negeri Pati untuk meminta penanganan dan pemeriksaan terkait keterlambatan penyaluran bantuan bernilai cukup besar tersebut.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Pati dapat turun tangan untuk meninjau permasalahan ini dan memastikan bantuan segera sampai kepada warga yang terdampak bencana.
“Kami hanya ingin bantuan itu benar-benar disalurkan. Rumah kami rusak, kami butuh kepastian,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pemerintah Desa Tambah Agung mengenai jadwal pencairan dana bantuan bencana tersebut.



0 Komentar