Peringati Hari Pahlawan JPKP Mengikuti Kirab Bendera Rekor Muri 1945 Meter di Semarang

SEMARANG- Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Kota Semarang berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan. Ribuan pelajar berpartisipasi dalam Kirab Merah Putih dengan membentangkan kain merah putih sepanjang 1.945 meter, melintasi rute sejauh 2,4 kilometer dari Balai Kota Semarang hingga Lapangan Simpang Lima, Senin (10/11/2025).


Kegiatan itu melibatkan beragam unsur, mulai dari pelajar, Pramuka, mahasiswa, taruna, organisasi kemasyarakatan, TNI, Polri, instansi pemerintah, komunitas wanita, seniman, tokoh lintas agama, hingga para santri.


Rute ini dari depan Kantor Balaikota Semarang menuju ke Simpang Lima. Bendera 1 kilometer lebih itu diarak oleh para pelajar diwarnai meriahnya pertunjukan barongsai, tari-tarian, hingga membawa busana adat Nusantara. 


Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, yang hadirmewakili Wali Kota Agustina Wilujeng, mengajak seluruh masyarakat memaknai Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat semangat kebersamaan untuk membangun kota dan bangsa.


Disamping itu, Kepala Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid), Paulus Pangka, menyampaikan bahwa gelaran ini berhasil mencatat rekor baru bernomor 758. Rekor tersebut dicatat berdasarkan jumlah peserta terbanyak, yakni 11.000 orang.


Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah, Haerudin, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan yang digagas DPP Pemuda Panca Marga (PPM) tersebut.


“Ini bukan sekadar kirab, tetapi wujud nyata cinta tanah air dan simbol persatuan bangsa. Merah putih bukan hanya warna, melainkan makna keberanian dan kesucian bangsa Indonesia,” tuturnya.


Ia menegaskan, peringatan Hari Pahlawan harus dimaknai sebagai momentum memperkuat persatuan dan gotong royong di tengah tantangan zaman modern.


“Perjuangan hari ini bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan karya dan kontribusi nyata bagi bangsa. Melalui kirab ini, mari kita perkokoh semangat persaudaraan agar Jawa Tengah tetap aman, ayem, dan guyub rukun,” imbuhnya.


Salah satu peseera kirab dari Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP),tampak antusias dalam membentangkan kain merah putih,

Mereka dari perwakilan anggota JPKP DPD ditiap kabupaten di provinsi jawa tengah,

Bp darto berasal dari JPKP blora mengatakan walaupun capek,karena sampai disemarang pukul 03.00 tapi karema sikap nasionalisme nya dan kegiatan ini sangat menarik maka rasa capek itu berubah jadi bangga..


Ketua Panitia Kirab Merah Putih 2025, Adi Siswanto Wisnu Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini menjadi yang kedua kalinya digelar sejak 2022.


“Pada 2022, panjang kain merah putih yang dikirab 1.001 meter dengan 7.000 panji bendera. Tahun ini kami tingkatkan menjadi 1.945 meter, sekaligus membawa lambang Garuda Pancasila setinggi lima meter,” jelas Adi.

Tak hanya itu, kirab kali ini juga mencatatkan rekor dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid). Usai kirab, acara dilanjutkan dengan pemecahan rekor Tari Tabola Bale yang diikuti oleh 10 ribu peserta secara serentak.

sriyanto

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html