Meriah!! Peringati HUT ke-80 dan HGN, PGRI Kabupaten Kudus Gelar Jalan Sehat Bersama Ribuan Guru

KUDUS - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) di Kabupaten Kudus berlangsung meriah. 

Tampak ribuan guru mengikuti kegiatan jalan sehat yang berlangsung di Alun-alun Simpang Tujuh pada Minggu pagi, 23 November 2025.


Ribuan guru kompak memakai kaos bertuliskan tagline HUT PGRI ke-80 di Kudus, yakni “Guru Sehat, PGRI Berprestasi”.

Dalam sambutannya, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris mengatakan bahwa setiap guru harus menjaga kesehatannya, tidak hanya secara fisik tetapi juga jiwanya. Ketika guru sehat secara batin, maka sistem pembelajaran akan menyenangkan.

"Kalau gurunya sehat pasti bahagia. Kalau bahagia pasti dalam kegitan belajar mengajar (KBM) anak bisa maksimal, menyenangkan, dan pada akhirnya anak menjadi berprestasi,” katanya.


Lebih lanjut Bupati berpesan agar setiap guru adaptif terhadap perkembangan zaman. Guru harus bisa menguasai teknologi yang ada dan selalu Update digital seperti Artificial Intelegen (AI), Chat Gpt dan lainya

"Guru harus selangkah lebih maju, karena perkembangan teknologi begitu pesat, guru harus siap menghadapi dan selalu update, untuk menyiapkan anak-anak kita menyongsong generasi emas 2045,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Kudus, Dr. Ahadi Setiawan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan momen peringatan HUT PGRI tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga refleksi perjuangan organisasi profesi guru tersebut sejak masa awal berdiri. 

Selain jalan sehat, rangkaian kegiatan tahun ini mencakup lomba Voly, paduan suara (Padus), Fun Game Soccer U-50 yang pesertanya antar guru perwakilan dari sembilan kecamatan di Kudus.

“Rangkaian ini menjadi ruang berbagi pengalaman antar guru sekaligus meningkatkan kompetensi melalui kreativitas. Puncak acara HUT PGRI akan pada hari Selasa (25/11) ditutup secara resmi dengan upacara," ujarnya.

Wawan panggilan akrab Ahadi Setiawan menambahkan, bahwa saat ini ada lebih dari 5.000 guru yang bergabung dalam organisasi keprofesian tersebut. Mereka dari jenjang TK, PAUD, SD, MI, SMP hingga MTs.

“Kami selalu menekankan kepada para guru untuk mengajar dengan kasih sayang. Sayangi mereka sebagaimana anak kandung, karena mereka berangkat dari latar belakang keluarga yang berbeda-beda, ada yang kurang harmonis," imbuhnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Kudus, yang telah menaruh perhatian lebih kepada para guru yang tergabung dalam PGRI. Selain memfasilitasi penyelenggaraan HUT, guru juga mendapat hadiah spesial berupa tim advokasi hukum.

"Bupati kepada PGRI luar biasa, memberi payung hukum, memberi tim advokasi hukum apabila ada gesekan antara guru dengan wali murid. Jadi mendidik anak jadi tidak takut lagu, karena kami terlindungi," ucapnya.

Wawan juga menjelaskan, bahwa kado spesial dari Bupati itu akan diterima pada 25 November 2025 atau tepatnya pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN). Harapannya, dengan adanya tim advokasi ini dapat membuat guru semakin percaya diri dalam mengajar.

(Luq)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html