Urus Ponpes Thoriqul Jannah, Pranoto Berharap Berkah dan Dapat Diikuti Oleh Teman Dewan di Kudus
KUDUS – Mengurus Pondok Pesantren (Ponpes) merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi H. Pranoto, SE., ditengah kesibukannya sebagai anggota DPRD Kudus.
Meski terasa cukup.berat dipundak, namun dirinya berusaha menjalaninya dengan penuh kenikmatan dan rasa syukur atas limpahan Rahmat dan Taufiq yang diberikan oleh Allah SWT, untuk mengemban amanah menjadi ketua pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Thoriqul Jannah yang berada di Desa Gamong, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.
Ketua Yayasan Ponpes Tahfidz Thoriqul Jannah H. Pranoto SE., mengatakan, bahwa dirinya mendapat amanah untuk menjadi ketua pengurus Ponpes Tahfidz Thoriqul Jannah. Suka maupun tidak suka amanah tersebut kami laksanakan dengan penuh rasa syukur dan ikhlas menjalaninya.
"Semoga mendapat berkah dan manfaatnya dalam mengelola dan mengurus para santri anak yatim dan piatu yang berada di Ponpes ini," katanya pada Selasa malam,, 23 September 2025.
Lebih lanjut Politisi muda ini menambahkan, bahwa sesuai dengan hari berdirinya Ponpes tersebut pada hari Selasa malam Rabu Wage, maka kami setiap malam Rabu Wage selalu mengadakan kegiatan do’a bersama dengan warga sekitar.
“Setiap hari Selasa malam Rabu Wage Ponpes ini mengadakan do’a bersama mulai dari Khotmil Qur’an, Pembacaan Manaqib, Tahlilan dan Sholawatan, bersama warga sekitar dan santri Ponpes,” imbuhnya.
Keberadaan Ponpes ini, selain sebagai wadah pembelajaran nilai keislaman dan bermasyarakat juga punya peran signifikan bagi wilayah setempat.
“Selain mengajarkan ilmu agama, Ponpes ini dinilai mampu merubah citra Desa Gamong di mata masyarakat ke hal yang positif,” terangnya.
Pranoto juga menjelaskan, bahwa awal mula berdirinya Ponpes ini bermula dari cita-cita kami untuk memberikan pendidikan geratis kepada para santri yatim piatu. Para santri akan memperoleh pendidikan mulai dari jenjang pendidikan SD hingga ke perguruan tinggi (PT).
Disamping itu juga dengan berdirinya Ponpes Tahfidz Thoriqul Jannah mampu merubah pandangan orang terhadap Desa Gamong. Keberadaan Ponpes ini bermanfaat bagi masyarakat Kudus dan seluruh warga Indonesia.
“Berdirinya Ponpes ini bisa menjadikan Desa Gamong yang agamis, karena dulu-dulu desa Gamong mendapat stigma negatif dari masyarakat,” jelasnya.
Syukur Alhamdulillah dengan berkembangnya waktu, santri yang mendaftar tidak dibatasi dari kalangan yatim piatu saja.
Kini masyarakat umum bisa mendaftarkan putra-putrinya untuk mengenyam pendidikan di Ponpes Thoriqul Jannah di Desa Gamong, Kaliwungu Kudus.
“Kami berharap Ponpes ini bisa mewarnai Desa Gamong untuk menjadi pribadi yang lebih baik,. Warga sekitar semakin rajin membaca Al-Qur'an,” katanya.
Di zaman seperti sekarang ini, pendidikan ala Ponpes, ilmu agama sangatlah perlu diperoleh bagi generasi muda penerus perjuangan bangsa.
Apalagi saya melihat, perkembangan teknologi, dan pergaulan anak generasi milenial akan mampu menggerus karakter anak-anak apabila tidak dilandasi dengan ilmu agama yang kuat.
Selain itu, kesibukan kedua orangtua dalam mencari nafkah dan tak sempat mendidik anak secara langsung adalah salah satu faktor.
Ponpes Thoriqul Jannah berkomitmen untuk mendidik para santri menjadi pribadi yang soleh, solehah, serta bermanfaat bagi keluarga, dan bangsa.
Kami berharap, hadirnya Ponpes di tengah-tengah lingkungan masyarakat diharapkan mampu menggugah hati warga setempat untuk memberikan anak-anak mereka untuk belajar ilmu agama di Ponpes Tahfidz Thoriqul Jannah.
"Kami berharap kepada teman-teman anggota dewan yang lain dapat mengikuti langkah kami. Sekaligus berlomba-lomba untuk sesuatu hal yang baik," tutup Pranoto.
(Luq)
x




0 Komentar