Jadi Langganan Banjir, Wakil Ketua Komisi C Beri Aspirasi Pembangunan Talud di Sungai Djarakah

KUDUS - Sungai Djarakah atau sungai Jember Tati di wilayah RW 01 Desa Gamong sering terjadi banjir setiap musim penghujan tiba.

Pranoto, SE., anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, meninjau pembangunan sandaran air atau talud sungai Djarakah atau sungai "Jember Tati" turut Desa Gamong, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.



Wakil ketua komisi C DPRD Kudus Pranoto SE., menyampaikan, bahwa tadi kami dari DPRD Kudus meninjau pembangunan saluran talud di sungai Djarakah atau sungai Jember Tati turut Desa Gamong, Kacamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

"Tadi kami dari DPRD Kudus bersama dengan Kades Gamong, Babinsa, Bhaninkamtibmas, juga RT setempat, sedang meninjau progres pembangunan talud di sungai Djarakah (Sungai Jember Tati)," ujar Pranoto pada Kamis pagi, 4 September 2025.

Lebih lanjut Pranoto, menambahkan, bahwa dirinya pada tahun 2024 mendapat masukan dari masyarakat kalau sungai Drakah (Jember Tati) di Desa Gamong jika musim penghujan tiba menjadi langganan banjir.

Menanggapi aduan tesebut kemudian kami sidak aliran sungai drakah. Setelah itu, kami alokasikan dana aspirasi untuk talud. Hal tersebut dalam rangka untuk mengurangi abrasi dan lain sebagainya.

"Sungai itu harus ditalud. Warga banyak bilang ke saya kalau ini sering jadi langganan banjir," imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, perbaikan dan penataan yang akan dilakukannya itu seperti membuat talud disepanjang Sungai Drakah.

“Biar airnya lancar ketika musim hujan nanti, kita akan bersihkan pinggiran sungai dengan perencanaan pembangunan talud," jelasnya.

Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk bersatu padu dan gotong royong untuk selalu menjaga kebersihan dan jangan membuang sampah ke sungai. Karena, persoalan banjir yang ada di sungai ini adalah tanggung jawab kita bersama.

“Kasusnya sekarang kan banyak sampah menumpuk disungai, menghalangi arus air, akhirnya airnya melimpah. Persoalan sampah ini tidak bisa dikerjakan sendiri, harus dengan dukungan masyarakat juga," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Gamong Noryanto, Mengucapkan banyak terima kasih kepada dinas PUPR Kudus yang telah membantu pembangunan sandaran talud dilokasi kali Djarakah atau Jember, karena selama ini dilokasi tersebut sering terjadi luapan air yg menyebabkan banjir di wilayah RW 01 karena limpasan air dari kali tersebut. 

"Alhamdulillah usulan warga ketika Musyawarah Desa (Musdus) bisa terealisasi bulan September tahun ini," ucapnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa warga Desa Gamong ingin penanggulangan bencana banjir di wilayah RW 01 menjadi prioritas utama untuk menanggulangi dampak banjir jika musim penghujan.

 "Usulan warga tersebut kami sampaikan kepada Anggota DPRD Kudus yang kebetulan warga asli Desa Gamong bapak PRANOTO dari fraksi PDI Perjuangan usulan kami ternyata dimasukkan dalam salah satu POKIR beliau dan syukur Alhamdulillah bisa terwujud," jelasnya.

Semoga sandaran air atau talud ini bisa menanggulangi penyebab banjir di wilayah Desa Gamong bila datang musim penghujan nanti. Warga Desa Gamong juga sangat berterima kasih atas pelaksanaan pembangunan tersebut.

(Luq)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html