SMP 2 Gebog Gelar ANBK 2025 Berikan Yang Terbaik Bagi Kemajuan Pendidikan
KUDUS - Asesmen Nasional Bernasis Komputer (ANBK) Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Gebog, diselenggarakan selama dua hari berjalan lancar, aman dan sukses. Gelaran tersebut dalam rangka menjalankan amanat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia, tahun 2025.
Urusan Kurikulum SMP 2 Gebog Setyawan Wibisono, S.Pd., mengatakan, bahwa kegiatan ANBK berlangsung selama dua hari Rabu-Kamis, tanggal 27-28 Agustus 2025.
"Kegiatan ini diikuti oleh 45 siswa kelas VIII yang terpilih sebagai sampel serta 5 siswa sebagai peserta cadangan," Setyawan Wibisono pada Kamis siang, 28 Agustus 2025.
Lebih lanjut Wibisono menambahkan, bahwa ANBK merupakan program evaluasi yang dirancang untuk memetakan dan meningkatkan mutu pendidikan di tingkat sekolah dan daerah.
Melalui asesmen ini, diharapkan dapat diperoleh informasi yang komprehensif mengenai input, proses, dan output pembelajaran di SMP 2 Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
"Seluruh civitas akademik SMP 2 Gebog berkomitmen penuh untuk menyukseskan gelaran ini, menciptakan lingkungan asesmen yang kondusif, dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan pendidikan," jelasnya.
Sementara itu, kepala SMP 2 Gebog Dr. Ahadi Setiawan, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan, kelancaran pelaksanaan kegiatan ANBK tidak lepas dari dukungan dari segenap dewan guru dan prasarana infrastruktur yang memadai.
"ANBK ini, untuk mengukur kinerja sekolah melalui evaluasi pendidikan. Hasil rapor pendidikan kita terus meningkat. Untuk literasi dan numerasi," ujar Wawan.
Wawan panggilan akrab Ahadi Setiawan juga menjelaskan, bahwa pada prinsipnya tujuan dari ANBK yang dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan informasi terkait pencapaian dari pada siswa yg ada di SMP 2 Gebog terhadap kompetensi yang diharapkan.
Disamping itu juga untuk mendapatkan informasi yang mampu memicu perbaikan dan kualitas pembelajaran maupun penguatan karakter peserta didik.
"Sejauh ini penilaian dari nilai raport pendidikan yang dihasilkan dampak dari ANBK ada kecenderungn naik literasi dan numerasi yang ada. Selain itu juga guna untuk memotret kompetensi leterasi dan numerasi yang ada disurvey. Assesmen ini, juga untuk melihat sejauh mana pelaksanaan atau penerapan pendidikan karakter yang ada di SMP 2 Gebog," jelasnya.
Selain itu juga, Asesmen ini juga sebagai survei dan untuk memotret bagaimna iklim lingkungan belajar yang ada mulai tingkat keamanan sekolah atau kenyamanan, kepuasan para siswa dan juga orang tua siswa.
"Manfaat dan hasil dari Asesmen ini dapat memberikan masukan berharga bagi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan, baik dari segi pembelajaran maupun penguatan karakter peserta didik. Peningkatan Kualitas
Informasi dari ANBK digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar murid secara keseluruhan," tutup Wawan.
(Luq)




0 Komentar