Naik Jabatan, Lupa Komitmen? ASN Dindagkop UKM Rembang Diduga Ingkar Janji Bayar Jasa Mediasi Kasus Penggelapan Mobil
Pasalnya, S diduga terlibat dalam kasus penggelapan tiga unit mobil, sebuah kasus serius yang sempat mengancam mencoreng institusi dan menciptakan kegaduhan publik. Namun secara mengejutkan, di tengah riak kasus tersebut, S justru melenggang akan di naikkan jabatannya sebagai Kepala Bidang (Kabid) di dinas yang sama.
Yang lebih memprihatinkan, penyelesaian kasus ini disebut-sebut berhasil diredam melalui jalur mediasi diam-diam, yang difasilitasi oleh seorang tokoh media perempuan Jawa Tengah berinisial TR. Dalam proses mediasi tersebut, telah disepakati imbal jasa sebesar Rp60 juta, yang meliputi biaya operasional serta permintaan untuk take down berita-berita negatif yang sudah sempat muncul.
Namun hingga kini, S baru memberikan Rp20 juta, dan masih menunggak Rp40 juta, tanpa menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikannya. Padahal, konfirmasi dan pendekatan secara kekeluargaan sudah dilakukan berulang kali oleh TR.
“Saya tidak menuntut lebih, hanya meminta hak saya sebagaimana yang telah disepakati. Tapi sampai sekarang, tidak ada itikad baik. Kalau memang tidak ada niat menyelesaikan, saya akan buka semuanya ke publik,” tegas TR.
Fenomena ini sontak menuai kritik dari berbagai kalangan. Di saat masyarakat Rembang berharap pejabat baru membawa semangat pelayanan yang bersih, jujur, dan bertanggung jawab, justru muncul dugaan bahwa jabatan digunakan sebagai alat untuk menghindari kewajiban pribadi.
Tanpa mediasi dari TR, kasus ini berpotensi menjadi perkara pidana terbuka. Namun kini justru jasa dan kerja kerasnya diabaikan begitu saja.
Masyarakat pun mulai bertanya:
Apakah ini wajah sebenarnya dari birokrasi kita hari ini? Naik jabatan, tapi meninggalkan jejak tanggung jawab yang belum ditunaikan?
Atau justru ini bagian dari pola lama, "masalah disapu di bawah karpet, asal jabatan tetap aman?
Jika dugaan ini benar dan terus didiamkan, maka bukan hanya nama S yang tercoreng, tetapi juga institusi ASN di Kabupaten Rembang yang kembali diuji kepercayaannya di mata publik.
#bl3deks.


0 Komentar