Ini Kata Kades Tinapan Terkait Pemberitaan Proyek Rp640 Juta

BLORA-, Jawa Tengah – Kepala Desa Tinapan, Istono, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di salah satu media daring yang menyebut proyek senilai Rp640 juta di desanya mengalami kerusakan sebelum genap satu bulan.


Istono mengatakan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar, sebab proyek yang dimaksud hingga saat ini masih dalam tahap pengerjaan dan belum dinyatakan selesai.

“Proyek ini masih dalam proses garapan. Kalau nanti dalam masa pengerjaan ada kerusakan, tentu akan langsung diperbaiki oleh pelaksana. Jadi tidak benar kalau disebut sudah rusak sebelum sebulan, karena memang pengerjaannya saja masih berjalan,karena ada tambahan panjangnya,usulan dari masyarakat atau Warga." ujarnya, Selasa,(19/8/2025).

Lebih lanjut Saya sangat menyayangkan pemberitaan yang menurutnya tidak seimbang dan tidak mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Menurutnya, sebagai bentuk transparansi, pihak desa selalu membuka ruang komunikasi bagi masyarakat maupun media untuk melihat langsung progres pembangunan,dan nanti jika sudah selesai,ada yang rusak,siap membenahi.

“Kami berharap media bisa menyajikan informasi yang proporsional, berimbang, dan sesuai fakta di lapangan, supaya masyarakat tidak salah persepsi,” tambahnya.

Menanggapi keluhan Kepala Desa Tinapan, Kaperwil Jawa Tengah Media online Pertapakendeng.com,Bambang Sugiarto, ikut angkat bicara. Ia menegaskan pentingnya menjunjung tinggi kaidah dan etika jurnalistik dalam setiap pemberitaan.

“Sebagai jurnalis profesional harus paham kaidah jurnalistik, etika jurnalistik. Jangan menggunakan praktik yang tidak sesuai dengan etika jurnalistik,” jelas Bambang.

Bambang juga menyarankan dalam pembuatan berita harusnya ada pemangku desa ya itu kepala desa,ditemui dan diklarifikasi terkait dalam mau membuat berita proyek yang ada di desa tersebut. Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan sebuah pemberitaan, dapat menempuh mekanisme yang sudah diatur,atau lapor Dewan Pers.Tegasnya.

Proyek pembangunan ini, lanjut Istono, merupakan bagian dari upaya meningkatkan infrastruktur desa yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Ia memastikan pengerjaan akan terus diawasi agar sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.Pungkasnya.

(SUYANTO)

0 Komentar

bumdes
Redaksi https://www.pertapakendeng.com/2023/02/redaksi.html