Berjejer Karangan Bunga di Kantor Kejari Kudus, Dukungan Masyarakat Usut Tuntas Dugaan Korupsi Banpol
KUDUS - Perkembangan kasus dugaan penyelewengan dana bantuan partai politik (Banpol) yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus, mendapat perhatian masyarakat luas.
Dari pantauan awak media dilokasi pada Kamis, 21 Agustus 2025 tampak 8 karangan bunga yang ada didepan kantor Kejari Kudus. Beberapa kelompok masyarakat maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang peduli adanya penegakan hukum, mengirim karangan bunga untuk memberi dukungan aparat penegak hukum untuk serius menangani hal persolan kasus tersebut.
Kuasa hukum Kader senior PDIP, Sukis Jiwantomo, SH., MH., mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat luas yang telah memberi motivasi dan dukungan kepada kami, sekaligus upaya proses hukum yang dilakukan oleh pihak Kejari Kudus.
"Terima kasih kepada masyarakat Kudus yang telah memberi dukungan kepada kami dan juga Kejari Kudus untuk mengusut tuntas korupsi dana Banpol DPC PDIP Kudus juga LPJ Fiktif yang telah dilakukan selama tiga mulai 2022 hingga 2024," ucap Sukis pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Saya melihat didepan kantor Kejari Kudus banyak berjejer karangan bunga diantaranya dari LSM Abdi Bangsa, Keluarga Besar Paguyuban Alap-alap Merah Kudus, Forum Pemuda Kudus, Forum Pemuda Banteng Kudus, Forum Pemuda PDIP, Kader PDI Perjuangan Anti Korupsi, dan Relawan Kader PDI Perjuangan Kudus.
"Pada intinya dalam ucapan tersebut mereka mendorong Kejaksaan Negeri guna untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana Banpol yang diterima DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus.
LSM Abdi Bangsa "Selamat Bertugas Kajari Kudus" Usut Tuntas Korupsi Banpol DPC PDIP Kudus".
Keluarga Besar Paguyuban Alap-alap Merah Kudus
"Selamat Bertugas Kajari Kudus"
Usut Tuntas Korupsi Banpol DPC PDIP Kudus"
Forum Pemuda Kudus
"Selamat Bertugas Kajari Kudus".
Usut Tuntas Dana KNPI, LPJ Fiktif Ajang Korupsi Berjama'ah, Bertahun-tahun "Tindak Tegas Koruptor".
Pemuda Banteng Kudus
"Selamat Bertugas Bp. Kajari Kudus Semoga Amanah".
Tangkap Koruptor Dana KNPI Buka Kembali Kasus LPJ Fiktif Yang Mangkrak, Hilang Ditelan Bumi "Rakyat Bersamamu"
Kader PDIP Anti Korupsi
"Selamat Bertugas Untuk Kajari Kudus".
"Usut Tuntas Banpol Dana Banpol PDIP Kudus".
Forum Pemuda PDIP
"Selamat Bertugas Untuk Kajari Kudus".
"Dana KNPI Yang Dikorupsi Lewat LPJ Fiktif Agar Ditindak Lanjuti "Bravo Kajari Kudus".
Semoga saja dengan adanya kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh ketua DPC PDI Perjuangan Kudus dapat ditangani dengan serius dan profesional sesuai dengan regulasi yang berlaku serta transparan.
"Kasus dugaan korupsi ini sudah mendapat perhatian penuh dari masyarakt dan kami juga berharap media juga ikut serta mengawal proses ini hingga akhir," pungkasnya.
Sementra itu Sugito salah satu pelapor yang ikut mendampingi Sugiyanto dan kuasa hukum yang ditemui awak media ini, mengaku terharu atas dukungan masyarakat yang peduli dan ikut mengawal proses pemeriksaan dugaan korupsi ini.
Harapannya, aparat penegak hukum benar-benar serius melakukan pemeriksaan tanpa pandang bulu.
“Siapapun kalau memang bersalah harus menerima konsekuensi dan sanksinya,” ujarnya.
Ketua LSM Reformasi, Mbarsidi, menegaskan pihaknya sangat mendukung penegakan hukum atas dugaan korupsi dana bantuan partai politik yang diterima PDI Perjuangan Kudus.
Sepengetahuannya, tahun 2022 PDI-P Kudus menerima dana Banpol sebesar Rp. 430.345.000, sedang tahun 2023 besarannya sama Rp. 430.345.000 dan tahun 2024 meningkat menjadi Rp. 463.908.224.
Dari tiga tahun anggaran, lanjutnya, DPC PDIP Kudus menerima hibah dana bantuan politik sejumlah Rp. 1.324.598.224 dan dana tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Kudus.
“Dana hibah lainnya yang juga ada dugaan bermasalah dalam laporan pertanggungjawabannya, seperti KNPI juga harus diusut tuntas, jangan dipetikemas," tutup Mbarsidi.
(Luq)




0 Komentar